DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Belum Dilantik, Satu Tenaga PPPK di Riau Wafat

Editor :Bambang S Sabtu,05 Desember 2020 | 16:28:46 WIB
Belum Dilantik, Satu Tenaga PPPK di Riau Wafat Ket Foto : Ikhwan Ridwan

PELITARIAU, Pekanbaru - Belum sempat dilantik, satu tenaga honorer yang sudah dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meninggal dunia.

"Iya satu orang tenaga guru honorer yang sudah dinyatakan lulus jadi tenaga PPPK meninggal dunia," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan kepada CAKAPLAH.com, Sabtu (5/12/2020).


Hanya saja Ikhwan Ridwan belum mengetahui apa penyebab calon PPPK itu tersebut meninggal dunia.


"Untuk sakitnya apa saya kurang tahu, yang jelas bukan karena Covid-19," ujar mantan Kepala Biro Hukum dan HAM Setdaprov Riau ini.


Ikhwan menjelaskan, dengan adanya satu orang yang meninggal tersebut, maka PPPK yang masih menunggu untuk dilantik sebanyak 108 orang. Karena total yang dinyatakan lulus seleksi PPPK tahun 2019 yakni 109 orang.


"Yang masih menunggu dilantik 108 orang, untuk yang satu orang meninggal tersebut tidak bisa digantikan. Jadi otomatis yang akan dilantik hanya 108 orang," Jelasnya.


Disinggung progres pengangkatan atau pelantikan tenaga PPPK di Riau, Ikhwan menyatakan, informasi terbaru Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) telah mengeluarkan penetapan kebutuhan PPPK di Riau.


Keputusan tersebut bernomor 590 Tahun 2020 tentang Penetapan Kebutuhan PPPK di lingkungan Pemprov Riau tahun anggaran 2020.


"Salah satu tahapan untuk pengangkatan tenaga PPPK yakni dikeluarkannya kebutuhan PPPK, ini memang yang sudah kami tunggu setelah pengumuman kelulusan tenaga PPPK. Artinya sudah ada kemajuan," paparnya.


Setelah dikeluarkannya kebutuhan formasi PPPK tersebut, tambah Ikhwan, maka selanjutnya pihaknya akan kembali menunggu proses selanjutnya. Dimana tahapan selanjutnya yakni pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).


"Kami masih harus menunggu lagi. Karena kemarin sudah tanya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) diminta suruh menunggu tahapan berikutnya. Nanti akan ada arahan selanjutnya dari BKN," cakapnya. **prc4


sumber: cakaplah


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved