Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Wagubri Hadiri Acara Penandatangan Nota Kesepakatan Antara Gubernur dan Perwakilan BPKP se-Indonesia Secara Virtual
PELITARIAU, Pekanbaru - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengadiri acara penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Provinsi diseluruh Indonesia dengan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tentang pelaksanaan pengawasan pemerintah daerah secara virtual di Kediaman Wakil Gubernur Riau, Rabu (2/12/2020).
Acara ini merupakan kelanjutan dari MoU antara Mendagri Tito Karnavian dengan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh pada tanggal 3 September 2020 lalu untuk memperkuat pengawasan terhadap pemerintah daerah.
MoU tersebut juga merupakan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan BPKP untuk meningkatkan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah yang meliputi pelaksanaan supervisi kegiatan pengawasan di lingkungan pemerintah provinsi, daerah dan kabupaten/kota, sebagai bentuk peningkatan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), pengawalan tata kelola keuangan pembangunan daerah, pengawalan pelaksanaan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 di daerah serta pelaksanaan pengawasan keuangan desa.
"Alhamdulillah pagi ini telah dilakukan MoU sebagai tindak lanjut kerjasama antara BPKP dan Kemendagri sebagai upaya untuk meningkatkan pengawasan intern di daerah," kata Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam sambutannya.
Wagubri mengungkapkan, MoU yang diteken hari ini merupakan momentum yang luar biasa sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam bekerjasama untuk membangun Indonesia semakin baik kedepan.
"Indonesia negara yang sangat luas dan tidak mungkin bisa dikerjakan sendiri, kita harus berkolaborasi dan bersinergi untuk itu, kalau kita punya tujuan dan visi yang sama maka ekonomi Indonesia kedepan akan kembali bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa MoU yang telah disepakai antara Mendagri dengan BPKP ini terkait koordinasi, tugas dan fungsi pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurutnya, BPKP sebagai pemeriksa internal pemerintah menjadi sangat penting terutama dalam pelaksanaan koordinasi dan supervisi kegiatan pengawasan dilingkungan pemerintah daerah.
"Saya berharap BPKP dapat mengawal pemerintahan di daerah dapat berjalan lancar terutama dari sisi program dan anggaran yang diinginkan Presiden Joko Widodo yakni setiap rupiah bermanfaat bagi rakyat," ujarnya.
Tito mengingkan semua program yang ada di pemerintah daerah betul-berul bukan hanya dilaksanakan tapi juga dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia. **prc4
sumber: mediacenter
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









