Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Polres Meranti Turun Tangan Bantu Bisnis Petani Kopi Liberika
PELITARIAU, Meranti - Saat ini Kopi Liberika Meranti tengah menjadi primadona hingga ke Eropa. Sayangnya, petani kopi Liberika Meranti atau lebih dikenal dengan nama Kopi Sempian yang merupakan kopi khas Kabupaten Kepulauan Meranti belum merasakan kejayaan dari tenarnya kopi tersebut.
Karena itu, Polres Kepulauan Meranti turun tangan membantu para petani kopi di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, bersama Kapolsek menyambangi kampung kopi itu pada Sabtu (19/9/2020).
Perkebunan Kopi Liberika yang dikunjungi Kapolres adalah milik keluarga Hakim dan keluarga Nyoto.
Kedatangan Kapolres yang juga didampingi Kepala Desa Kedabu Rapat, Mahadi itu untuk melihat langsung perkebunan kopi di sana, diharapkan dengan kerja sama ini bisa membantu masyarakat meningkatkan perekonomian khususnya di bidang perkopian.
AKBP Eko menerangkan, selain membantu untuk mempromosikan Kopi Liberika pihaknya juga akan mengawasi agar kopi yang mempunyai cita rasa yang khas dan bisa tumbuh di tepi pantai ini tidak diklaim oleh negara luar.
Kapolres juga meminta harga jual kopi Liberika ditingkatkan agar bisa meningkatkan perekonomian petani kopi. Selain itu Kapolres juga menginginkan kualitas dan citarasa kopi Liberika tetap terjaga dengan tidak mencampuri bahan lain pada saat perostingan.
"Saya akan memastikan dan mengawasi agar Kopi Liberika yang sudah terkenal ini tidak diklaim negara lain bahwa kopi Liberika adalah milik mereka. Selain itu saya juga minta kopi Liberika bisa bersaing dengan kopi jenis lainnya dengan menaikkan harganya dan itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat petani kopi. Selanjutnya agar kopi ini terjaga citarasa nya saya minta agar kopi tidak dicampur dengan bahan lain pada saat merosting," kata AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK.
Untuk mempromosi dan memperkenalkan lebih jauh terhadap Kopi Liberika tersebut, Kapolres juga berencana akan menanam kopi Liberika dengan bibit unggul di kebun atau lokasi yang tidak jauh dari Mapolres.
Sementara itu, Al-Hakim, salah satu petani kopi Liberika Meranti, mengatakan jika pihaknya merasa terbantu dengan adanya campur tangan dari pihak kepolisian.
"Yang jelas kerjasama ini sangat menguntungkan kami para petani kopi. Kami merasa sangat terbantu apa yang telah dicanangkan Kapolres Kepulauan Meranti, mudah-mudahan kedepannya akan menjadi lebih baik," kata Hakim. **
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.









