• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1115 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2409 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2774 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5333 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2443 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

Bayi Harimau Sumatera Lahir di Polandia, Habitat Asli Rusak

Bambang S

Kamis, 30 Juli 2020 11:52:16 WIB
Cetak
Bayi Harimau Sumatera Lahir di Polandia, Habitat Asli Rusak
Bayi harimau sumatera yang lahir di kebun binatang di Polandia. Foto: gulf

PELITARIAU - Seekor bayi harimau sumatera lahir di Kebun Binatang Wroclaw, Polandia, dua bulan lalu. Namun pengelola kebun binatang baru mempublikasi “kabar bahagia” ini Jumat pekan lalu.

Induk harimau sumatra tersebut adalah Nuri, harimau betina berusia 7 tahun dan Tengah, harimau jantan berusia 11 tahun. Spesies ini adalah bagian dari program global yang bertujuan menyelamatkan spesies itu dari kepunahan.

Direktur kebun binatang Wroclaw, Radoslaw Ratajszczak, menyebut harimau sumatera spesies yang piawai. Ia lantas mengundang warganet ke laman Facebook mereka untuk membantu menamai bayi harimau Sumatra tersebut.

“Kami gugup karena ini adalah anak pertama Nuri, tapi dia terbukti seorang ibu yang piawai. Kami akan sangat senang menemukan nama Asia yang mencerminkan asal-usul spesies,” kata Radoslaw, seperti dikutip dari AFP.

Di habitat asli, harimau dapat hidup hingga usia 30 tahun. Seekor harimau betina bisa melahirkan hingga 10 ekor sepanjang hidupnya. Anak harimau, seperti ditulis wikipedia, pertama kali meninggalkan sarang pada umur 2 minggu.

Harimau belajar berburu pada umur enam bulan. Mereka dapat berburu sendirian pada umur 18 bulan, dan pada umur 2 tahun anak harimau dapat hidup sendiri. Sejumlah kegiatan dilakukan untuk melindungi satwa semakin berkurang itu.

Saat ini, harimau tengah mengalami ancaman kepunahan hebat. Satwa kunci hutan sumatera ini menghadapi perburuan liar dan perubahan fungsi hutan yang masih. Kawasan yang relatif aman untuk ditinggali harimau berada di Aceh.

Namun kondisi ini pun diperkirakan tak berlangsung lama. Manager Geographic Information System (GIS), Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAKA), Agung Dwinurcahya, mengatakan tahun ini Aceh kehilangan 15.140 hektare tutupan hutan. Angka ini meningkat dari total jumlah kerusakan hutan tahun lalu yang mencapai 15.071 hektare.

“Kerusakan hutan tahun ini lebih luas dua kali lipat dari Banda Aceh. Jumlah itu sama dengan 14 ribu lapangan sepak bola. Per hari, kami memperkirakan, 41 hektare hutan hilang di Aceh,” kata Agung.

Laju kerusakan tutupan hutan tertinggi terjadi di Aceh Tengah, yakni 2.416 hektare. Kerusakan terparah selanjutnya terjadi di Aceh Utara sebesar 1.815 hektare dan di Aceh Timur 1.547 hektare.

Agung mengatakan 60 persen hilangnya tutupan hutan terjadi di kawasan hutan dan 40 persen terjadi di areal penggunaan lain (APL). Seekor harimau jantan membutuhkan sekitar 15.000 kilometer persegi hutan sebagai tempat tinggal; berburu dan berkembang biak. **prc4

sumber: rmolaceh



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 - 01:54:33 WIB

PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Terkini

  • +INDEX
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
07 Juli 2026
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
06 Juli 2026
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
06 Juli 2026
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
06 Juli 2026
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
06 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
06 Juli 2026
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
  • 2 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 3 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 4 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 5 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 6 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 7 Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved