Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Demi Mencukupi Kebutuhan, Lansia Ini Berjalan Kaki 10 KM untuk Mencari Buah Pinang
PELITARIAU, Pekanbaru - Menjadi lansia bukanlah suatu alasan untuk bisa bermalas-malasan. Itulah yang dialami oleh wanita lansia bernama Nurhayati.
Di usianya yang sudah memasuki 62 tahun, ia tetap produktif bekerja meskipun penghasilan yang didapat tidaklah seberapa.
Setiap hari ia harus ke ladang untuk mencari buah pinang. Tak tanggung-tanggung, jarak yang harus ditempuh sejauh 6 hingga 10 kilometer dengan berjalan kaki. Fisik yang sudah mulai melemah membuat Nurhayati harus bersusah payah.
Disamping mencari buah pinang, Nurhayati seringkali mengambil barang bekas seperti botol dan plastik yang ia dapat selama di perjalanan. Barang bekas yang terkumpul tidak langsung dijual, namun ia simpan di rumah hingga terkumpul cukup banyak.
“Ia jual perkilonya Rp1.000, dan menunggu waktu sampai 3 bulan, dengan waktu itu ia hanya dapat menghasilkan 6 kg barang bekas,” tutur Ramdan BUrhanudin, Kepala Cabang Rumah Yatim Riau.
Selain itu, buah pinang yang ia dapat pula tak bisa langsung dijual. Tetapi harus melalui proses yang cukup panjang dan waktu yang lama. Setelah mendapatkan buah pinang, Nurhayati mengupasnya untuk kemudian ia jemur sampai benar-benar kering.
Hasil yang ia dapat memang tidak sesuai dengan jerih payah yang sudah ia keluarkan. Buah pinang itu hanya laku dijual seharga Rp 8-10 ribu perkilogram. Bahkan untuk mendapatkan upah sebanyak Rp70 ribu, Nurhayati harus mengumpulkan buah pinang sebanyak 6 Kg selama tiga bulan.
“Selama menunggu, Nurhayati menanam sayur katuk dan serai di depan rumahnya alhamdulillah ada tanah kosong dan terkadang ada tetangga yang membelinya Rp2-3 ribu,” kata Ramdan.
Bekerja keras di usia yang sudah tak lagi muda terpaksa ia lakukan. Sebab sejak suaminya meninggal 15 tahun silam, kini ia hidup sebatangkara di sebuah gubuk kecil berukuran 2×4 meter milik tetangganya.
Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Riau memberikan bantuan sembako di kediamannya yang terletak di Jalan Tengku Maharatu RT 05 RW 04 Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (9/7/2020).
Bantuanmu sangat memberikan kebahagiaan untuk para mustahik yang sangat membutuhkannya, salah satunya adalah Nurhayati, meski sudah sangat renta beliau tetap harus kerja keras. Yuk berikan bantuan agar Nurhayati bisa hidup layak dimasa senjanya.
Jangan sampai putus kebaikan kita semua karena masih banyak lagi orang-orang kurang beruntung, mari salurkan donasi terbaik Anda melalui Rekening Mandiri: 1720 000 384 125 atau BCA: 220 139 8888. Bisa pula dengan mengunjungi Kantor Layanan Rumah Yatim Cabang Riau di Jalan Durian No. 13 Payung Sekaki, Pekanbaru.
Selain itu, hasil penghimpunan yang sudah terkumpul akan di salurkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat dhuafa. Dana yang terhimpun akan di salurkan untuk Nurhayati dan keluarga dhuafa lainnya. **prc4
sumber: cakaplah
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









