• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1113 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2409 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2772 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5330 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2443 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

Waspadalah! Di Era New Normal, Tiga Tempat Ini Jadi Titik Sebaran Baru Corona

Bambang S

Jumat, 26 Juni 2020 22:43:00 WIB
Cetak
Waspadalah! Di Era New Normal, Tiga Tempat Ini Jadi Titik Sebaran Baru Corona
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto

PELITARIAU, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjabarkan soal tiga tempat yang berpotensi menjadi tempat sebaran baru virus Corona di era new normal. Tiga tempat yang berpotensi menjadi tempat sebaran baru itu berdasarkan kajian para ahli.

"Kembali kami ingatkan bahwa menjaga jarak ini menjadi kunci di samping menggunakan masker. Ada beberapa hal yang beberapa ahli sudah mulai melakukan sebuah riset, sebuah kajian, bahwa di era adaptasi kebiasaan baru, ada beberapa titik yang berpotensi bisa menjadi tempat sebaran baru. Yang pertama adalah ruang kantor," kata Yurianto, dikutip dari detik.com, Jumat (26/6/2020).


Yurianto memaparkan kegiatan di perkantoran harus mencermati tentang jumlah orang serta menjaga jarak 1,5 meter. Termasuk memastikan tidak ada kontak yang dilakukan terlalu lama antarpegawai.


"Beberapa hal yang harus kita cermati, yang pertama, tentang pengisian ruang dengan jumlah orang untuk meyakinkan bahwa setiap pekerja di kantor itu bisa menjaga jarak setidaknya 1,5 meter satu dengan yang lain. Kemudian yang kedua, dipastikan kontak yang lama ini akan berpeluang untuk terjadinya penularan. Karena itu, menjaga jarak dan tetap menggunakan masker sepanjang di ruang pekerjaan menjadi sesuatu yang mutlak kita lakukan," jelas Yurianto.


"Kemudian mengatur sirkulasi udara, diupayakan menggunakan pendingin udara diawali sebisanya tidak sepanjang waktu, mungkin dimulai pada jam tertentu dan diupayakan juga setiap hari udara diganti dengan udara segar yang berasal dari luar, tentu ini dipengaruhi desain kantor. Upaya itu bisa kita lakukan termasuk ruangan di rumah," imbuhnya.


Tempat kedua yang dinilai berpotensi jadi tempat penularan baru adalah rumah makan. Yurianto mencontohkan saat jam makan siang kerap kali kedisiplinan sulit dipatuhi.


"Dengan kapasitas yang kemudian harus kita batasi, sering kali disiplin ini sulit dipenuhi, sehingga jarak satu dengan yang lain tak bisa dijaga untuk lebih dari 1,5 meter. Ini yang harus diperhatikan," kata Yurianto.


Terakhir, dijabarkan Yurianto, adalah transportasi. Meski sudah ada kebijakan masuk kantor dengan dua gelombang, dia mengimbau agar kapasitas transportasi bisa diisi memenuhi syarat aman untuk jaga jarak.


"Ketiga, yang memiliki juga potensi untuk terjadinya penularan adalah di sarana transportasi massal. Pemerintah sudah mengantisipasi untuk modal transportasi commuter dengan membagi beban penumpang pada dua waktu yang beda, beberapa saat yang lalu sesuai surat edaran kita membagi jam mulai bekerja di dua gelombang, pukul 07.00-07.30 WIB dan 10.00-10.30 WIB. Ini dimaksudkan untuk memastikan kapasitas commuter bisa diisi memenuhi prasyarat aman untuk menjaga jarak," jelas Yurianto.


Untuk itu, Yurianto mengingatkan lagi, kepentingan keluar dari rumah hanya untuk keperluan produktivitas. Sebisa mungkin, lanjut dia, jika tidak ada keperluan yang urgen, lebih baik tidak keluar dari rumah.


"Keluar rumah yang sifatnya produktif, jaga jarak, menggunakan masker, dan cuci tangan," kata Yurianto. **prc4


sumber: riaubicara.com



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:46:07 WIB

PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.

Terkini

  • +INDEX
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
06 Juli 2026
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
06 Juli 2026
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
06 Juli 2026
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
06 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
06 Juli 2026
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 2 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 3 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 4 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 5 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 6 Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
  • 7 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved