Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Lima Desa di Pucuk Rantau Kuansing Terendam Banjir
PELITARIAU,Telukkuantan – Lima desa di Kecamatan Pucuk Rantau terendam banjir, setelah hujan deras mengguyur salah satu kecamatan termuda di Kuansing selama dua hari dimulai Rabu ( 16/12/2014 ) hingga Rabu ( 17/12/2014 ) kemarin.
Dua ruas jalan utama bahkan tergenang air dengan ketinggian 60 centi meter sampai dengan 100 centi meter dengan jarak 100 meter sampai dengan 150 meter. Sementara 85 rumah warga terendam banjir dengan kedalaman hingga terkena dampak akibat banjir tersebut.
Menurut penuturan Camat Pucuk Rantau, Azisman, S,Sos kepada kuansingterkini, Rabu sore lima desa yang terendam banjir tersebut masing-masing Desa Muara Petai, Muara Tiu, Muara Tobek, Pangkalan dan Kampung Baru Ibul. Hal ini akibat hujan yang turun selama dua hari.
“ Air terus naik terutama di Muara Tiu dan Muara Tobek, sedangkan Desa Pangkalan, Muara Petai dan Kampung Baru Ibul sudah surut, tetapi kalau hujan turun malam ini banjir akan naik lagi,”ujarnya.
Kata Azisman, dua jalan utama yang terendam banjir tersebut masing-masing dari Muaro Tobek ke Desa Pangkalan terendam sepanjang 100 meter dengan ketinggian air 60 centimeter dan ruas jalan dari Desa Muaro Tobek ke areal perusahaan kelapa sawit ( PKS ) tergenang sepanjang 150 meter dengan ketinggian 60 centi meter hingga 100 centi meter.
Kalau hendak menuju dua desa ini harus memutar jauh dengan jalan yang kurang baik di areal perkebunan, karenanya banyak warga yang mengurungkan niat untuk melintasi dua ruas jalan ini, mudah-mudahan air tidak naik, bagi sepeda motor dan mobil yang nekad mesin akan mati akibat mesin kemasukan air.
Mengenai jumlah rumah yang terkena dampak banjir tersebut, sampai saat ini 85 rumah atau kepala keluarga, namun informasi dari Desa Muara Tiu dan Muara Tobek kabarnya bertambah tapi belum masuk ke pihak kecamatan.
Kejadian banjir di kecamatan yang Ia pimpin sebutnya, sudah dilaporkan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kuansing. “ Kita sudah laporkan, untuk bersiaga masalah bantuan jika banjir bertahan,”ujarnya.( ktc/cr.alfi )
Editor: Alfi Amd
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









