Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pemkab Meranti Perpanjang Status PSST Desa Bandul Hingga 13 Juni 2020
PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti memperpanjang status pembatasan sosial skala tertentu (PSST) di Desa Bandul Kecamatan Tasik Putripuyu. Perpanjangan tersebut untuk 14 hari ke depan terhitung Sabtu (30/5/2020) hingga Rabu (13/6/2020) mendatang.
Keputusan memperpanjang status yang memperketat arus keluar masuk orang di Desa Bandul itu tertuang dalam surat keputusan (SK) Bupati Nomor 311/HK/KPTS/V/2020 tanggal 29 Mei 2020.
Sebelumnya Desa Bandul telah diterapkan PSST sejak 15 Mei 2020 hingga 29 Mei 2020.
"Keputusan ini harus kita ambil berdasarkan hasil swab terakhir yang menetapkan ada tambahan enam warga Bandul positif Covid-19," ujar Bupati Irwan Nasir yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kepulauan Meranti, Sabtu (30/5/2020).
Dengan keputusan ini, jelas Irwan, maka upaya-upaya penanggulangan yang dilakukan sebelumnya dilanjutkan. Diantaranya penempatan personel pengamanan dari TNi, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Selain itu juga memperpanjang masa kerja tenaga medis tambahan yang ditempatkan di Puskesmas Desa Bandul. Petugas juga memperketat arus masuk orang dengan membuat cek point di perbatasan desa.
"Ini harus kita ambil untuk memutus mata rantai wabah ini. Kita sangat berharap kerjasama masyarakat dan seluruh aparatur demi kebaikan bersama," tegas Bupati.
Menurutnya, upaya-upaya seperti penyemprotan disinfektan, pemeriksaan rutin terhadap warga, dan penyaluran bantuan akan tetap dilakukan. Irwan meminta masyarakat Bandul bersabar karena untuk memutus mata rantai tersebut membutuhkan waktu dan kerjasama seluruh masyarakat.
"Kita minta warga disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, sering mencuci tangan, dan segera menghubungi pihak medis jika muncul gejala sakit," tegas dia.
Bupati Irwan mengaku sangat berharap segera mencabut status PSST yang mengisolasi Desa Bandul. Untuk itulah dia berharap semua warga yang pernah kontak erat dengan pasien positif untuk segera menghubungi tenaga medis, guna diambil langkah medis selanjutnya. Jika tidak, Irwan sangat mengkhawatirkan transmisi lokal wabah tersebut makin meluas.
"Jika kontak erat bisa kita tracing (lacak) semua dan bekerjasama dengan baik pada petugas medis, maka kita bisa lakukan karantina agar penularan tidak meluas," tutup Irwan. **
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









