• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1112 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2402 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2767 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5327 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2440 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kepulauan Meranti

Kasian, Pasien Covid-19 yang Diisolasi di BLK Meranti Kondisinya Memprihatinkan

Herman

Selasa, 26 Mei 2020 15:58:55 WIB
Cetak
Kasian, Pasien Covid-19 yang Diisolasi di BLK Meranti Kondisinya Memprihatinkan
Salah satu Ruang tidur pasien covid 19 yamg ada di BLK Meranti

PELITARIAU, Meranti - Pelayanan di Gedung Balai Latihan Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kepulauan Meranti yang terpilih jadi tempat rujukan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk menangani wabah virus corona kini menjadi sorotan publik.

Bukan karena pelayanannya yang memuaskan, melainkan karena fasilitas yang kurang memadai. Mulai dari ruangan yang luasnya hanya 3x3 meter dan jarak satu meter yang disebut sebagai jarak aman untuk mencegah penyebaran virus corona pun tak berlaku di ruangan ini.

Hal ini disampaikan salah seorang pasien suspect yang turut dirawat di kamar itu. Identitasnya dirahasiakan demi kenyamanan pasien. 

Dia mengatakan saat ini ada sebanyak 15 orang yang menjalani isolasi di tempat tersebut. Sementara itu fasilitas yang disediakan sangat kurang dan tidak memadai.

"Dibsini kami awalnya ada 13 orang yang dirawat dan ada penambahan 2 orang lagi pada hari Minggu lalu. Di sini kami tidak ada sehelai pun selimut tidur, selain itu alas tilam, sarung bantal juga kurang, dan sajadah pun baru ada 2 lembar, sementara itu gayung dan galon air juga kurang," kata dia.

Selain itu perlengkapan untuk kebutuhan pribadi pun mereka harus beli sendiri.

"Selama di sini untuk kebutuhan mandi,  seperti sabun dan pasta gigi kami harus beli sendiri, untuk itu kami minta dibantu seperti sabun cair. Disini kami juga kekurangan uang, mau mengambil di ATM kami tidak bisa dan tidak diberi keluar. Di sini cuma dibantu kebutuhan makan dan minum saja," ungkapnya.

Saat ini pasien disana hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan hidup dan menjalani hari-hari di tempat isolasi.

"Kami tidak tau lagi harus bagaimana, hal ini sudah kami sampaikan, namun belum ada tanggapan," ujarnya.

Sementara itu untuk kebutuhan makan pun mereka hanya mengkonsumsi nasi dan lauk pauk seadanya saja tanpa diperhatikan kandungan gizinya.

"Sudah hampir beberapa hari disini kami hanya makan nasi dengan sebutir telur yang direbus dan dengan sedikit kuah, baru dua hari sebelum lebaran ini menu makanan dirubah yakni nasi kotak ala katering dengan bermacam lauk dan sayuran," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPW FPI Kepulauan Meranti, Hendrizal alias Bocang yang menjadi perantara antara keluarga pasien dan Dinas Kesehatan mengatakan pihaknya sudah berulangkali menyampaikan kepada dinas terkait, namun hal ini seperti tidak gubris.

"Saya sudah sampaikan hal ini, namun pihak Dinkes mengatakan untuk selimut sudah dibantu namun baru tiga helai dan lainnya akan menyusul, termasuk menu makanan yang baru diperbaiki dua hari menjelang lebaran.

Ketika disampaikan kenapa kejadian ini bisa terjadi, kepala Dinas Kesehatan mengaku jika pihaknya lambat berkoodinasi, artinya ini tidak terkontrol," kata Hendrizal.

Ketika ditanyakan lagi, kenapa fasilitas bisa amburadul seperti ini, pihak Dinas Kesehatan berkilah jika sebagian barang sudah dibeli, namun ada perubahan spesifikasi sehingga Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) ikut mengalami perubahan.

"Kami sudah sampaikan mengenai hal ini kepada pihak Dinas Kesehatan, dan hal ini langsung kepada kepala dinasnya, Misri Hasanto, dan dia menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan pasien yang diisolasi tersebut. Kami paham jika ada perubahan spek, tapi masa membeli selimut dan lainnya ini harus menunggu itu, tentu ini tinggal kebijakan saja lagi," kata Bocang.

Namun setelah beberapa hari berlalu, tenyata fasilitas yang diminta juga tak kunjung dilengkapi.

"Sore hari pada lebaran pertama sampai tadi malam kami pergi mengantar makanan kesana, sesampainya disana kami lihat tidak ada perubahan dan fasilitas yang ditambah. Lalu kami sampaikan jika dinas tidak mampu biar kami yang belikan dan kami membantu tidak ada maksud apa-apa hanya atas dasar kemanusiaan saja, dan ini sudah saya sampaikan ke teman-teman FPI dan mereka siap untuk membantu," ungkap Bocang.

Terkait hal ini, ketua FPI itu juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Kepulauan Meranti.

"Sudah saya laporkan hal ini kepada dan dia minta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan  untuk melayani pasien tersebut dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, dr H Misri Hasanto yang dikonfirmasi terkait hal ini tidak bisa menjawab banyak pertanyaan wartawan dia mengaku saat ini pihaknya belum mendapatkan kucuran dana, dan untuk keperluan lain pihaknya masih berhutang kepada pihak ketiga.

"Sampai hari ini sepeserpun kami belum menerima dana, dan untuk biaya- biaya yang ada sejak Covid ini kami berhutang dan jumlahnya sudah hampir satu miliar," kata Misri singkat. **



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku

Ahad, 05 Juli 2026 - 22:30:28 WIB

PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.

Riau Raya

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan

Ahad, 05 Juli 2026 - 11:16:12 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.

Riau Raya

Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:34:38 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.

Riau Raya

Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:12:50 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 - 13:50:02 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.

Riau Raya

Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti

Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:59:52 WIB

PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.

Terkini

  • +INDEX
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
04 Juli 2026
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 2 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 3 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 4 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 5 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 6 Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
  • 7 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved