Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bupati Langsung Lockdown Desa Bandul, Dua Warga Meranti Sudah Positif Corona
SELATPANJANG - Jumlah pasien positif terinfeksi virus Corona di Kabupaten Kepulauan Meranti bertambah menjadi dua orang hingga Kamis (14/5/2020).
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti, Drs H Irwan awalnya mengumumkan kasus pertama positif covid-19 di kabupaten termuda di Riau itu pada Rabu (13/5/2020). Saat itu Bupati mengatakan satu warganya dari Desa Bandul positif terinfeksi Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari Magetan.
Pasien tersebut berinisial IA (19), warga Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putripuyu. Ia merupakan hasil tracing dari klaster kepulangan santri dari Jawa Timur.
Mereka sama-sama menjalani pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-fatah Temboro, Magetan, Surabaya, Jawa Timur,Lalu, pada hari ini Kamis (14/5/2020) Ketua Gugus Tugas Covid-19 kembali mengumumkan tambahan satu kasus. Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari desa yang sama dengan PDP yang positif sebelumnya yang berinisial IMA usia 16 tahun.
Untuk diketahui PDP berinisial IMA ini sebelumnya hasil Rapid nya negatif dan setelah dilakukan CT Scan ditemukan adanya gejala di paru-paru. sempat diisolasi dan perbolehkan pulang karena kondisinya semakin baik.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan membenarkan adanya tambahan pasien yang terinfeksi virus Corona tersebut.
"Saya dapat kabar informasinya seperti itu, dimana hasil Swabnya di Labkes Riau RSUD Arifin Achmad Pekanbaru sudah keluar dan hasilnya positif. Dengan adanya tambahan ini, maka PDP yang terkonfirmasi positif Virus Corona menjadi dua orang," kata Irwan, Kamis (14/5/2020) siang.
Sementara itu, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, seluruh keluarga yang terinfeksi Corona tersebut dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk diisolasi.
"Saat ini pasien sedang dalam perjalanan dari Bandul menuju Selatpanjang menggunakan speed boat dan dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk diisolasi bersama keluarganya," kata Irwan.
Menyusul adanya dua pasien terinfeksi Virus Corona yang berasal dari desa yang sama, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti berencana memberlakukan Lockdown wilayah di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putripuyu pada Jumat (15/5/2020) hingga 14 hari ke depan.
Dalam tenggang masa tersebut, warga Desa Bandul dilarang keras keluar dari desanya, begitu juga masyarakat dari desa tetangga atau desa lainnya dilarang untuk datang ke Bandul.
Dalam masa Lockdown, Pemkab juga menjamin kebutuhan Sembako warga desa tersebut."Besok Desa Bandul kita tutup sampai 14 hari kedepan, tidak ada yang boleh masuk, aktifitasnya kita kunci kecuali logistik. Sementara itu untuk ketersediaan Sembako kita jamin untuk desa itu," kata Bupati. **
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









