Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pertamina: Harga BBM Masih Sama Meski Minyak Dunia Naik atau Turun
PELITARIAU, Jakarta - PT Pertamina (Persero) tengah gencar memberikan promo untuk beragam segmen konsumen berupa cashback pembelian BBM jenis tertentu. Melalui program ini, masyarakat bisa menikmati BBM lebih hemat, tentunya melalui aplikasi MyPertamina dengan pembayaran melalui dompet digital LinkAja.
Meski demikian, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman meluruskan bahwa pemberian program cashback puluhan persen ini tidak ada kaitannya dengan penyesuaian harga minyak dunia yang turun, yang dinilai menjadi faktor utama perusahaan penyedia bahan bakar bisa menurunkan harga BBM.
"Mungkin sudah disampaikan sebelumnya, bahwa harga BBM Pertamina sampai sekarang masih sama, minyak dunia naik atau turun, sejak 2016 stabil tidak ada kenaikan, harga tetap seperti yang ada sekarang," kata Fajriyah dalam konferensi pers virtual, Minggu (3/5).
Dia menjelaskan, program cashback yang digelontorkan memang merupakan bentuk perhatian Pertamina agar masyarakat dapat menyesuaikan budget dalam mengkonsumsi BBM. Pertamina akan terus memantau segmen masyarakat yang perlu diperhatikan kebutuhan energinya, terutama dalam masa pandemi Corona seperti sekarang.
Pihaknya akan terus memonitor dan mengawasi harga minyak dunia. Seperti yang diketahui, harga minyak dunia mengalami volatilitas yang tinggi, bahkan pernah menyentuh nilai negatif beberapa waktu lalu. Hal ini dinilai merupakan dampak dari pandemi Corona yang belum usai.
"Sekarang, crude memang sedang tidak normal. Tiap negara mengalami situasi yang berbeda. Memang ada yang sudah recovery seperti China, jadi kita harapkan kebutuhan energi nanti akan kembali seperti semula," jelasnya.
Adapun untuk saat ini, negara-negara penghasil minyak dunia (OPEC+) sudah mulai melakukan pemangkasan produksi minyak sebanyak 9,7 juta barel per hari, membuat harga minyak melonjak 4,99 persen per 2 April 2020. Pemangkasan dilakukan agar minyak dunia tidak oversupply dan menekan penurunan harga. **prc5
sumber: liputan6.com
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.
JMSI Jambi Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris, Tegaskan Sinergi Dukung Keterbukaan Informasi
PELITARIAU, Jambi - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi audiens.









