Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Amalan-Amalan di Tengah PSBB, dari Sedekah Hingga Bayar Zakat Lebih Awal
PELITARIAU, Jakarta - Pemerintah terpaksa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penularan virus corona (COVID-19). Sisi positif dari kebijakan ini adalah umat terselamatkan dari ancaman penyakit mematikan, namun di sisi lain kebijakan tersebut membuat roda perekonomian terganggu.
Contohnya ojek online tak lagi bisa mengangkut penumpang, tukang becak juga sepi pelanggan, dan lain sebagainya. Di tengah PSBB seperti ini, jika ada orang yang membutuhkan bantuan, Islam mengajarkan untuk beramal dengan cara membantu.
Dikutip dari laman Tebuireng pada Rabu (29/4/2020), sedikitnya terdapat 3 amalan sosial yang bisa dilakukan Muslim saat PSBB berlangsung.
Pertama, bersedekah bagi yang mampu. Sedekah tak hanya sebagai bentuk amalan seseorang terhadap perintah Allah SWT (hablu min Allah), tetapi juga bentuk ibadah sosial (hablu min an-nas). Sebagian warga seperti ojek online, penarik becak , dan lainnya jelas terdampak PSBB di tengah wabah corona sehingga membutuhkan uluran tangan dari orang lain untuk melangsungkan hidup.
Pada bulan Ramadan, memperbanyak sedekah bisa menjadi bagian dari ibadah sosial yang harus dilakukan terutama bagi yang mampu. Seperti firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah Ayat 245, dijelaskan barang siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah melapangkan rezeki dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.
Kedua, jika orang tak dikenal saja dibantu, apalagi tetangga sendiri. Pada masa pandemi ini, saat banyak orang yang terdampak, maka salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan saling tolong-menolong antar tetangga sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dikatakan, ‘Bukanlah dinamakan orang mukmin, seseorang yang kenyang sedang tetangga di sampingnya kelaparan.’
Berdasarkan hadis di atas, jika setiap orang saling memperhatikan dan mempedulikan tetangganya, maka tak akan mungkin terjadi kelaparan dan kesusahan dalam menjalani masa PSBB ini. **Prc5
sumber: Okezone.com
Semangat Berkurban, Besok JMSI Bersama Pemda Inhu dan Pancawaskita Mitra APN Sembelih 2 Ekor Sapi
PELITARIAU, Inhu – Kalau tidak ada aral melintang, besok Rabu (27/5/2026) usai.
Pabrik PT KAS Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Sekitar
PELITARIAU, Inhu – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Pabrik Kelap.
HKTI Akan Gelar Munas, Sinyal Penyatuan Dua Kubu Menguat
PELITARIAU, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan segera men.
Bupati Inhu Sholat Idu Fitri 1446 H di RTH Rengat, Pidato Lengkap Pesan Perubahan
PELITARIAU, Inhu - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu .
PKS PT SBL Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Jalur Patah di Bulan Ramadhan
PELITARIAU, Kuansing – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) .
Melawan Rasa Malas, Untuk Menggapai Kebahagiaan
PELITARIAU.com - Untuk bisa meraih kesuksesan dalam menggapai cita cita dan keba.









