Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Di Tengah Pandemik Corona, Petani Cabai di Jambi Panen Berlimpah
PELITARIAU, Jambi - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di dunia, termasuk ke Indonesia berdampak ke sejumlah sektor usaha di Tanah Air, seperti pariwisata dan perdagangan. Namun tidak dengan sektor pertanian. Sektor pertanian justru menjadi pengaman dalam menghadapi wabah virus Covid-19 ini.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi mengatakan masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa. "Saat ini pejuang melawan Covid-19 bukan hanya dokter, perawat dan tenaga medis tapi juga seluruh insan pertanian yang bahu membahu menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat. Pertanian tidak boleh berhenti apapun yang terjadi," ujar Dedi.
Maka dari itu sektor pertanian menjadi kebutuhan prioritas dan tak bisa dianggap remeh karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat Indonesia. Kegiatan produksi pertanian di masa pandemi virus Covid-19 ini harus tetap berjalan. Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar untuk sektor pertanian, salah satunya ada pada komoditas hortikultura yaitu cabai merah keriting.
Sinergi antara petani dan penyuluh serta mitra-mitra lainnya dalam menjamin ketersediaan komoditas cabai merah ada di salah satu sentra komoditi cabai merah di Kecamatan Bukit Merau, Kabupaten Sorolangun, Provinsi Jambi. Hingga saat ini petani cabai di wilayah ini tetap aktif berproduktif meskipun dalam masa pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun, Sakwan mengapresiasi atas kinerja penyuluh pertanian dan petani yang tetap aktif bekerja mengejar produksi meskipun saat wabah covid 19 demi petani maju dan rakyat sejahtera. Apalagi memasuki musim panen seperti sekarang, seperti lahan salah seorang petani yang seluas 2 hektar saja telah menghasilkan satu kwintal dalam sekali panen.
"Di sinilah Peran Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang pusat gerakannya ada di kecamatan, saat ini gencar berperan dalam penyediaan stok pangan di tengah pandemi covid-19. Para penyuluh Kostratani tetap menjadi ujung tombak pemerintah dalam pendampingan petani melalui penyuluhan," ungkap Sakwan.
Dukungan ke petani dan penyuluh juga datang dari Bupati Sarolangun H Cak Endra. Sebagai Bupati, H Cak Endra mengatakan bahwa semangat petani cabai untuk terus berproduksi adalah hal luar biasa.
"Kami dari pemerintah daerah selalu memberi perhatian dan support habis kepada petani cabai, agar kebutuhan cabai untuk kabupaten Sarolangun dapat terpenuhi dan bisa membantu daerah lainnya. Apalagi saat bulan Ramadan ini hingga jelang Lebaran nanti kebutuhan cabai cukup tinggi," ungkap Cak Endra. **Prc5
sumber: merdeka.com
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









