Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Polisi Anggap Janggal Kasus Perempuan di Medan yang Diduga Dirampok dan Ditipu
PELITARIAU, Medan - Polisi saat ini menyelidiki dugaan kasus dugaan perampokan dan penipuan yang dialami wanita di Kota Medan bernama Dina pada Rabu (15/4), di Jalan AH Nasution, Kota Medan.
Dina mengaku dijambret oleh dua perampok hingga terjatuh. Ia lalu ditolong pria yang mengaku sebagai polisi ke Rumah Sakit Mitra Sejati. Belakangan diketahui, oknum polisi yang menolongnya justru menipu dirinya dengan membawa sepeda motor milik korban.
Kapolsek Delitua AKP Zulkifli telah menerima laporan dari korban bernama Dina pada Kamis (16/4) kemarin. Namun, Zulkifli menyebut laporan yang disampaikan kepada pihak kepolisan berbeda dengan keterangan yang disampaikan kepada wartawan.
"Dia ada laporan, tapi laporan dia terjatuh, dari sepeda motor lalu ditolong sama seseorang lalu masuk ke RS Mitra Sejati," ujar AKP Zulkifli yang di langsir kumparan, Kamis (16/4) malam.
Zulkifi mengatakan, soal pengakuan korban dijambret juga tidak begitu jelas. Sebab, rupanya tas milik korban tidak hilang dan masih ada padanya.
"Cemana mau dijambret, tasnya enggak hilang. Makanya dia bilang hilang, entah apa dia, enggak ngerti kita. Untuk itu masih kita selidiki yang penting (laporannya) dia jatuh dan dibawa ke Mitra Sejati," jelas Zulkifli.
Selain itu, polisi juga masih mendalami dugaan Dina yang ditipu oleh seorang oknum polisi. Ia menyebut dari rekaman CCTV rumah sakit, korban dan terduga pelaku terlihat akrab.
"Kalau saya lihat itu CCTV mereka sudah saling kenal, entah apa maksud dia (bilang ditipu) ini masih kita selidiki, makanya lama laporannya. Kejadian itu semalam pukul 20.00 WIB laporannya baru sekarang. Kejadian dia masuk rumah sakit dia mengadu hanya sepeda motor yang diambil," tutur Zulkifli.
Sebelumnya, Dina mengaku mengalami perampokan di Jalan AH Nasution, tepatnya di Underpass Titi Kuning pada Rabu (15/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, dia dalam perjalanan pulang usai mengantar anaknya ke rumah neneknya di Jalan Brigjen Katamso.
Tiba tiba, saat berada di dekat underpass Titi Kuning dirinya dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor. Pelaku menarik tas yang dipakainya hingga dia terjatuh dan sekujur tubuhnya luka.
Usai terjatuh Dina mengaku ada seorang pria yang mengaku polisi menolongnya. "Dia yang bawa ke rumah sakit. Inilah mungkin modusnya," cerita Dina kepada wartawan.
Saat di rumah sakit itulah Dina menduga oknum polisi menipunya. Usai mengantarkan ke ruang perawatan, oknum polisi itu membawa lari sepeda motor korban. Hingga akhirnya keluarga korban datang ke rumah sakit.
"Saya suruh suami cek motor di parkiran sudah tidak ada lagi," tutupnya. **prc4
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









