Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
India Perpanjang Lockdown Nasional hingga 3 Mei
PELITARIAU, Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan untuk memperpanjang penguncian wilayah atau lockdown nasional hingga 3 Mei mendatang. Keputusan tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona yang hingga kini masih terjadi.
Dalam pidatonya, Modi mengatakan jika keputusan tersebut sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Sampai 3 Mei, kita semua harus tetap lockdown. Selama waktu itu, kita harus mengikuti disiplin yang sama seperti yang telah kita lakukan," ujar Modi dalam pidatonya seperti mengutip AFP.
"Permintaan saya kepada semua warga adalah bahwa virus corona tidak akan dibiarkan menyebar ke seluruh wilayah baru. Kita harus sangat berhati-hati dan terus mengawasi tempat-tempat yang diharapkan menjadi pusat penyebaran," lanjutnya.
India memberlakukan lockdown sejak 25 Maret lalu selama tiga pekan. Semula aturan tersebut akan berakhir pada hari ini, Selasa (14/4).
Sejak memutuskan untuk lockdown, pemerintah hanya mengizinkan layanan penting untuk tetap beroperasi. Layanan tersebut termasuk air, listrik, layanan kesehatan, pemadam kebakaran, dan toko kelontong tetap buka.
Sementara toko yang tidak menjual makanan, perusahaan komersial, pabrik, bengkel, kantor, pasar, dan tempat ibadah ditutup. Transportasi umum seperti bus dan metro yang menghubungkan antar negara bagian juga berhenti beroperasi.
Semua proyek konstruksi juga diminta untuk berhenti beroperasi selama diberlakukan lockdown.
Modi mengakui jika keputusan tersebut memengaruhi perekonomian negara, kaum miskin menjadi pihak yang paling terkena imbas kebijakan ini. Namun ia memastikan akan memprioritaskan kesehatan warganya.
"Dari sudut ekonomi, kami telah membayar dengan harga besar. Tetapi nyawa rakyat jauh lebih berharga," kata Modi menambahkan.
Modi mengatakan kebijakan tersebut telah terbukti menekan hingga mencegah kasus baru virus corona di beberapa negara bagian dan distrik.
Hingga 20 April, semua distrik, lingkungan, dan negara bagian akan dimonitor secara ketat untuk melihat seberapa ketat mereka menerapkan aturan tersebut," ucapnya.
Sebelum Modi memutuskan untuk memperpanjang lockdown, beberapa negara bagian India telah lebih dulu mengumumkan hal serupa bahkan hingga 30 April mendatang. Maharashtra, negara bagian pusat penyebaran Covid-19 termasuk salah satu yang membuat keputusan tersebut.
Mengutip data yang dirilis John Hopkins University, hingga kini ada 11.487 kasus Covid-19 dengan 393 orang dinyatakan meninggal di India. **prc4
sumber: cnnindonesia.com
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









