Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Masih Kategori Zona Hijau, Kuansing Belum Usulkan PSBB ke Kemenkes
PELITARIAU, Teluk Kuantan - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, belum berencana meminta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Menteri Kesehatan RI, seperti Pekanbaru, karena masih dikategorikan sebagai zona hijau terkait Covid - 19.
Beda membahas dengan kota Pekanbaru, yang masuk zona merah, sehingga pihak Pemko meminta PSBB ke Kementerian Kesehatan di Jakarta, dan saat ini sudah diberlakukan.
Langkah pemberlakuan PSBB ini adalah bentuk upaya Pemko dalam memutus mata rantai Covid - 19, karena Pekanbaru, merupakan pintu masuk dari semua daerah yang termasuk dengan jiran.
Sementara Kuansing, tingkat mobilitasnya masih rendah dibandingkan Pekanbaru, namun sungguhpun demikian Pemkab Kuansing tetap menerapkan kewaspadaan dengan mendirikan Poskowas di lima pintu masuk, yakni Cerenti - Inhu, Pucuk Rantau - Sumbar, Kuantan Mudik - Sumbar, Tanjung Pauh - Kampar, Suka Maju - Kampar.
Mengenai langkah Kuansing, belum akan mengajukan PSBB ini disampaikan Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si kepada Gubernur Riau, H. Syamsuar, melalui video teleconference di Ruang Multimedia, Selasa (14/4/2020) kemarin.
"Jika melihat kondisinya sejauh ini, kami rasa belum saatnya Kuansing, mengajukan PSBB ke Kemenkes. Karena daerah kita masih zona hijau," ujar Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si.
Alasan ini juga dipertegas Bupati, melalui data yang di rilis Tim Gugus Tugas Kesehatan, seperti belum ada kasus positif Covid-19 di Kuansing. "Mudah-kemudahan jangan ada yang perlu. Amin. Maka dari itu, kita harus menyetujui PSBB belum perlu diberlakukan di Kuansing," jelasnya.
Untuk masalah Covid - 19 di Kuansing memperluas ini kata Bupati, ada 6 orang PDP 2 orang masih disetujui perawatan di RSUD Telukkuantan, 2 orang sudah dibenarkan pulang dan 2 orang diterima. Untuk 2 orang meninggal ini belum yakin positif, sebab masih menunggu hasil swabnya dari Jakarta.
"Mudah - harap semuanya hasil negatif. Kita tunggu hasil swabnya," kata Bupati Mursini. ** prc4
sumber: riauterkini.com
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.









