Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
PSK Dipulangkan ke Kampung Halaman Demi Putus Mata Rantai Covid-19
PELITARIAU, Banyumas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tenggah memulangkan ratusan pekerja seks komersial (PSK), dan pekerja malam yang ngekos di Gang Sadar, Desa Karangmangu, Baturraden. Hal itu dilakukan demi memutus mata rantai peredaran Covid-19.
Para pekerja itu dipulangkan ke daerah asalnya dengan menggunakan lima bus yang disediakan Pemkab Banyumas. Pemberangkatannya dilepas oleh Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, dan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka di Terminal Wisata Baturraden.
Sebelum dipulangkan ke daerah asalnya, seperti Jawa Barat, Banteng, dan Jawa Timur anak-anak kos itu terlebih dahulu menjalani screning (pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.
Wakil Bupati (Wabup) Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menjelaskan, jika Pemkab Banyumas sebelumnya sudah memberikan imbauan terkait dengan penutupan Gang Sadar sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 dan warga setempat menyadari imbauan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Kepolisian berusaha membantu memfasilitasi bus untuk pulang ke daerah masing-masing,” kata Sadewo, Minggu (12/4/2020).
Menurutnya, selain memfasilitasi bus, Pemkab dan Polresta Banyumas juga melakukan kordinasi dengan kepolisian dimana para pekerja malam tinggal. Kordinasi itu dilakukan karena ada beberapa anak kos yang bingung karena di daerah asal mereka, tidak mau menerima pemudik,salah satunya Blitar, Jawa Timur.
Berkaitan dengan kondisi tersebut, Kapolresta Banyumas langsung berkoordinasi dengan Polres Blitar dan permasalahannya sudah selesai sehingga anak-anak kos tersebut bisa pulang ke kampung halamannya.
Selanjutnya anak anak kos itu diantar pulang ke daerahnya masing-masing dengan menggunakan lima bus ke sejumlah kota di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten. Diharapkan dengan pemulangan tersebut, anak-anak kos itu benar-benar sadar dan tidak kembali ke Gang Sadar.
Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka menambahkan, pihaknya membantu Pemkab Banyumas dalam pemulangan anak-anak kos Gang Sadar sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
“Polisi sebelumnyan sudah melakukan analisis dan evaluasi, kita berpikiran bahwa penyebaran Covid-19 bisa melalui itu (prostitusi, red.). Oleh karena itu, orang-orang yang ada di situ kita pulangkan,” ungkapnya. **Prc5
sumber: okezone.co
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









