Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kemenag Rohul Tunda Pernikahan Masyarakat yang Daftar Setelah 1 April 2020 karena Wabah Corona
PELITARIAU, Rohul - Menyikapi Surat Edaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (BIMAS) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, Kemenag Rokan Hulu (Rohul) tunda liburan keluarga yang telah menerima di Kantor Urusan Agama (KUA) di atas tanggal 1 April 2020.
Itu disampaikan Kepala Kemenag Rohul H Syahrudin MSy, Senin (6/4/2020), melalui sambungan telepon penyedianya.
Syahrudin menjelaskan secara rinci, dalam Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag) RI, Kamaruddin Amin, meminta masyarakat meminta akad nikah di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Bahkan dalam surat edaran itu salah satu isinya tentang Kantor Urusan Agama (KUA).
"Surat edaran yang diterbitkan per 2 April 2020, diterbitkan atas permintaan akad nikah di masa darurat COVID-19 untuk pendaftaran baru di atas per taggal 1 April 2020 tidak disetujui. Kita mengharapkan masyarakat untuk melaksanakannya. pernikahannya nanti disesuaikan sampai kondisi COVID-19 membaik, "imbau Kakan Kemenag Rohul.
Dijelaskan Syahrudin, akad nikah yang akan dikirim oleh KUA hanya yang mendaftar sebelum Rabu 1 April. Kemudian, pada pelaksanaan akad nikah juga hanya bisa dilakukan di KUA dan tidak di tempat lain.
Syahrudin juga menyatakan, aturan yang dibuat tersebut dalam kondisi kedaruratan kesehatan karena wabah COVID-19.
"Saya berharap agar masyarakat bisa memahaminya, dan aturan ini berlaku untuk persyaratan darurat COVID-19 di kabupaten / kota masing-masing," jelas Syahrudin.
Kakan Kemenag Rohul Syahrudin juga mengatakan, pelaksanaan pernikahan tetap dilaksanakan di kantor KUA dan tidak dibolehkan tempat lain. Kemudian, pada saat proses ijab kabul di kantor KUA, paling hanya dibolehkan untuk mendukung 10 orang saja, dan tidak diizinkan ada keramaian.
Saat prosesi pernikahan jelas Syahrudin, bisa dilakukan di dalam ruangan namun di luar ruangan lebih baik. Lalu kapasitas tidak lebih dari 10 orang, terdiri dari 1 calon pengantin pria, 1 calon pengantin wanita, 1 petugas KUA, wali nikah 1 orang, pemilih 2 orang, serta dua orang tua dari pihak pria dan 2 dari pihak wanita . ** prc4
sumber: halloriau.com
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









