Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bagaimana Cara Pelanggan Prabayar Dapat Listrik Gratis dari Jokowi?
PELITARIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengeluarkan keringanan untuk biaya listrik. Mulai dari pembebasan biaya untuk 24 juta pelanggan dengan daya 450 VA hingga diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi.
Dengan berlakunya kebijakan ini, 24 juta pelanggan dengan kategori berpenghasilan menengah ke bawah ini akan diperoleh dari tagihan listrik untuk April hingga Juni. Sementara yang 7 juta lainnya membayar separuh dari tagihan.
Lantas bagaimana mekanismenya untuk pelanggan yang menggunakan token listrik prabayar alias?
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, menjelaskan bahwa pelanggan 450 VA yang biasanya menggunakan token ini nantinya bakal diberi token gratis oleh PLN di awal bulan. Kisaran jumlahnya berpatokan pada pemakaian masing-masing pelanggan selama 3 bulan terakhir.
"Untuk prabayar itu diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan, masing-masing kan beda, dan kami sudah punya profilnya itu ketahuan maksimum beli 3 bulan berapa. Itu yang kita beri gratis angka 3 bulan ke depannya, mereka digratiskan token untuk pemakaian paling tinggi 3 bulan terakhir," jelas Rida dalam video conference, Rabu (1/4).
Sedangkan pelanggan 900 VA, diberikan token dengan besaran yang juga berpatokan pada pemakaian listrik di 3 bulan sebelumnya. Bedanya, besaran token hanya 50 persen dari penggunaan mereka.
"Maret kemarin, misal Rp 200 ribu, cukup bayarnya Rp 100 ribu mulai hari ini, jadi ke depan 50 persennya," jelasnya.
Pelanggan prabayar ini, nantinya bakal diberikan token secara bertahap per bulannya. Pemberian token itu bisa dilakukan melalui aplikasi yang sudah dimiliki PLN. Aplikasi itu sudah diujicobakan sewaktu memberi kompensasi pada pelanggan saat terjadi blackout di Pulau Jawa pertengahan tahun lalu.
"Untuk token sudah ada aplikasi, PLN kan sudah punya pengalaman memberikan kompensasi TMP yang blackout kemarin. Jadi masing-masing id pelanggan itu sudah ter-record di database PLN. Jadi saya rasa sudah cukup valid kan kemarin diimplementasikan di blackout kemarin, tinggal memasukkan ID pelanggan," pungkasnya.
Adanya anggaran ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global COVID-19 yang diproses oleh dunia. Program pembebasan tagihan dan pembayaran keringanan terkait untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi. ** prc4
sumber: kumparan
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









