Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Terpapar Virus Corona, 5 Jam Wartawan Ini Tak Dapat Tindakan dan Akhirnya Meninggal
PELITARIAU, Jakarta - Kabar duka menyelimuti insan pers Indonesia. Satu rekan kami menghembuskan napas terakhir, tak kuat menahan sakit akibat paparan virus Corona Covid-19.
Jurnalis senior Willy Dreeskandar wafat setelah mengalami penyakit dan tak terurus selama lima jam di RSUD Tangerang, pria yang dikenal dengan inisial F-16 ini meninggal dunia kemarin subuh, Kamis (26/3/2020).
Meski telah dirawat di rumah sakit swasta Eka Jaya Hospital, nyawa Willy tak bisa diselamatkan. Sebelumnya, Willy menyampaikan keluh kesahnya melalui Twitter pribadinya. Tulisannya di akun media sosial tersebut ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan.
"Pak Jokowi dan Dr Terawan, semoga bapak-bapak sehat. Mohon bantuan RS rujukan. Semalam saya di RSUD Kabupaten Tangerang, 5 jam tanpa tindakan. Saya tidak kuat. Sekarang saya di Eka Jaya Hospital, BSD. Harus balik lagi ke RSUD. Maaf merepotkan, terima kasih. Wassalamu'alaikum," tulis WD pada Sabtu (21/3/2020) lalu.
Terkait hal ini, Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Muhammad Rifki, memberikan penjelasan.
"RSUD Kabupaten Tangerang ini memang RS rujukan Covid-19. Dia datang untuk berobat ke sini. Yang bersangkutan memang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Sayangnya, dia datang tidak membawa surat rujukan," aku Rifki kepada FMagazine.
Sebagai sahabat terdekat, Presdir PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh, mengungkapkan kesedihannya melalui akun Facebook.
"Dan tadi subuh, ketika berita duka itu terbaca di-WA, dan saya sampaikan ke istri, hati kami laksana teriris silet. Air mata pun tak bisa dibendung. Kesedihan bukan semata lantaran kami sulit datang memberi penghormatan terakhir ke rumah duka. Tapi, karena begitu banyak memori ketulusan dan keagungan persahabatan kami," tulis Ko Hen.
Selamat jalan WD, doa kami semoga mendapat tempat yang layak di sisi-Nya.
Dan untuk rekan-rekan yang masih berjuang di lapangan, tetap siap siaga. Pastikan masker dan perlengkapan lainnya tersedia. **Prc1
sumber: FMagazine
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









