Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Riau Bakal Pulangkan TKI dari Malaysia, ODP Corona Dipastikan Meningkat
PELITARIAU, Pekanbaru - Pemprov Riau akan memulangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Riau dari Malaysia melalui pelabuhan di Dumai.
Rencana pemulangan TKI ini dibahas dalam rapat yang digelar di Gedung Daerah Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu, 25 Maret 2020.
Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa segala sesuatu yang bisa dilakukan dapat terjadi, mengingat TKI Riau ini dipulangkan dari negara yang sudah berkembang wabah virus Corona.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Malaysia saat ini sudah menjadi daerah pandemi. Bahkan warga di sana yang positif Covid-19 sudah lebih dari 1.500 orang. Oleh sebab itu, bagaimanapun memulangkan TKI ke Riau pastinya akan sangat berisiko,” ungkapnya.
Gubernur juga meyakini bahwa dengan kegiatan pemulangan TKI ini, pastinya Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Riau akan mengalami peningkatan tajam.
“Kami sudah sampaikan kepada Dinas Kesehatan, mereka nanti yang akan melakukan pengecekan secara berkala,” kata Syamsuar.
Dia menambahkan, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan lebih aktif melakukan pemantauan suhu tubuh para TKI saat berada di pintu masuk.
Untuk TKI yang langsung kedapatan suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius akan langsung dilarikan ke tempat karantina.
Sedangkan untuk TKI dengan kondisi panas tubuh normal, sudah langsung bisa pulang ke daerah masing-masing.
Seluruh TKI nantinya akan diberikan kartu fasilitas kesehatan, agar sewaktu-waktu terjadi gejala-gejala mendekati Corona akan langsung mendapatkan tindakan kesehatan.
“Jadi kartu itu sebagai bukti bahwa mereka sudah melakukan perjalanan dari negara luar terjangkit Corona, dan mereka sudah pernah dicek kesehatannya di pelabuhan saat mereka tiba,” ungkapnya.
Sementara itu, terhadap rencana waktu kepulangan, Pemprov Riau masih akan melakukan koordinasi dengan Walikota Dumai. Jika memungkinkan, maka pada besok, Kamis, 26 Maret 2020, proses pemulangan sudah bisa dilakukan, secara bertahap.
“Tapi nanti saya masih akan membuka arahan dari Mendagri dulu. Sejauh pertimbangan, belum tahu kita. Tapi Kapasitas kapal yang disediakan cukup 200-300 penumpang. Satu kapal saja, tapi setiap hari, ”sambungnya.
“Minta mereka dari mana, apakah dari Johor, atau daerah lainnya, kita juga belum tahu. Kalau teknis lain tak ada. Yang jelas mereka datang, lalu dicek kesehatan dengan alat ukur suhu. Karena memang standarnya seperti itu, ”katanya. ** prc4
sumber: bertuahpos.com
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









