Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Saryono, Tukang Bengkel di Langgam Berhasil Ciptakan dan Terbangkan Pesawat
PELITARIAU, Pelalawan - Seorang Warga Desa Langkan Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalalawan Saryono (45) berhasil menciptakan dan juga berhasil menerbangkan pesawat mini.
Kepada Riauterkini.com Sabtu (20/3/20) Saryono melalui selulernya mengatakan, keberhasilan menerbangkan pesawat Rabu (18/4/20) di Jl. Koridor PT RAPP Km 20. Setelah berhasil menguji coba beberapa kali agar berhasil terbang.
"Untuk uji terbang pesawat ini sudah kita coba tiga kali, pertama sebelumnya di lapangan Bola kaki gagal, kedua kalinya di jalan koridor RAPP namun masih gagal sebab harus membutuhkan landasan pacu yang panjang. Tetapi setelah kita modifikasi lagi, untuk saat ini cukup dengan landasan pacu 50 M, sudah bisa take off "Ujarnya.
Keberhasilan Saryono menciptakan Pesawat ini tidak terjadi begitu saja, sebab untuk menyelesaikan pembuatan Pesawat itu membutuhkan waktu lebih kurang 4 Tahun.
" Saya mengerjakannya beransur-ansur tidak fokus itu saja, ketika ada waktu luang di sela-sela pekerjaan saya sebagai seorang montir sepeda motor saya lanjutkan pembuatan pesawat itu" Ujarnya.
Tidak di nafikannya, proses pembuatan Pesawat mini miliknya, harus merogoh kocek puluhan juta rupiah, karena proses modifikasi mesin dan juga onderdil pesawat harus di belinya sendiri.
" Untuk mesin saya menggunakan mesin Yamaha Enduro 40 PK. Kita modifikasi menggunakan baling baling, namun secara keseluruhan hampir menghabiskan 40 juta dari proses awal hingga pesawat mini ini bisa di terbangkan" Ujarnya.
Saryono mengakui, dirinya rela menghabiskan uang puluhan juta untuk menjadikan pesawat itu, berangkat dari hobi dan memang suka dengan hal hal yang berhubungan dengan peswat terbang.
"Ini hoby mas. Lebih dulu saat awal saya pindah ke langgam sekitar 11 Tahun yang lalu, pas musim banjir, jadi saat itu kami tidak bisa kemana mana sebab semua akses jalan darat terputus, saat itu juga melintas di benaknya jika ada pesawat minimum yang sesuai kebutuhan pribadi" banjir itu tidak menjadi kendala "Katanya.
Keberhasilan Saryono, menerbangkan pesawat buatannya sendiri, di akui belum puas begitu saja, sebab masih banyak hal hal yang harus di perbaiki dan di modifikasinya.
"Ya ini masih proses, kalau bisa terbang pasti sudah bisa, tapi ini perlu peningkatan kemampuan dari segala hal, seperti, lama terbang, kemampuan naik dan hemat bahan bakar. Semoga kedepannya lebih bagus lagi" Ujarnya. ** prc4
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









