Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
PGRI Kuansing : Tak Elok Wakil Rakyat Tuding Guru Pemalas
PELITARIAU.COM - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuansing menyesalkan statemen Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi, S.Ag yang menuding guru di Kuansing pemalas dan sibuk berusaha. Padahal tingkat kesejahteraan mereka sudah memadai. Pasalnya, guru yang ada di daerah ini sudah bekerja maksimal dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik dan tenaga pengajar di sekolah.
"Guru-guru kita sudah melaksanakan tugas secara maksimal sesuai dengan kewajiban. Jadi, sangat tidak elok rasanya apabila ada wakil rakyat yang menuding guru-guru pemalas," kata Ketua PGRI Kuansing, Jomaris , S.Pd kepada wartawan , Rabu (3/12/2014) . seperti diberitakan kuansingterkini.com
Dikatakan, adanya keluhan guru terhadap keterlambatan pembayaran berbagai tunjangan merupakan hal yang wajar, dan bukan bentuk dari sikap malas. Justru sebaliknya para guru-guru di Kuansing sudah bekerja ekstra keras untuk melaksanakan tugasnya."Tak cukup mengajar di sekolah, guru-guru kita itu mengajar ke sekolah lain. Itu mereka lakukan demi memenuhi target jam mengajar sesuai yang dipersyaratkan," ujar Jomaris.
Kendati demikian, Jomaris tidak menampik ada guru yang tidak melaksanakan tugas dengan maksimal. Namun sikap seperti itu ditunjukkan oleh oknum-oknum guru. "Mungkin ada, tapi tidak seluruhnya. Itu hanya oknum saja," kata Jomaris.
Jikapun ada persoalan yang dihadapi guru, Jomaris lebih memilih menyelesaikan di internal, terutama melalui Dinas Pendidikan. "Induk kita kan dinas pendidikan, cukup saja kita selesaikan di situ," kata Jomaris.
Ketua PGRI Kuansing mengakui keluhan yang disampaikan para guru di Kuansing adalah hal yang wajar. Namun Dia minta agar guru-guru bersabar jika ada sedikit keterlambatan soal pembayaran tunjangan apapun.
Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi SAg mempertanyakan kinerja para guru yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi yang setiap saat banyak mengeluh soal kesejahteraan, sehingga berdampak terhadap kualitas dan kinerja guru ketika melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah.
"Saya minta guru-guru yang ada di Kuansing untuk memperbaiki kualitas, ketimbang setiap saat mengeluh soal tunjangan yang tidak dibayarkan," kata Musliadi, saat melaksanakan hearing pembahasan kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) RAPBD 2015, di Kantor DPRD Kuansing, Rabu (26/11) yang lalu.(ktc/cr.alfi )
Editor: Alfi Amd
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









