Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Fraksi PKS DPRD Inhu Rekomendasikan Penutupan Alfamart dan Indomaret
PELITARIAU, Inhu - Ada beberapa catatan penting terhadap kegiatan pemerintah daerah tahun 2020 mendatang di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, diantaranya keberadaan pasar moderen Alfamart dan Indomaret dinilai mempengaruhi eksistiensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Inhu, dengan demikian seluruh kegiatan oprasional Alfamart dan Indomaret harus di tutup.
Demikian disampaikan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Inhu Muhammad Syafaat Jumat (15/11/2019) kemarin menyikapi pengantar nota keuangan pemerintah daerah tahun 2020. "Kita merekomendasikan seluruh izin dan kegiatan oprasional pasar moderen atas nama Alfamart dan Indomaret di tinjau ulang," kata juru bicara fraksi FKS DPRD Inhu, Muhammad Syafaat kepada wartawan usai mengikuti rapat paripurna.
Menurut politisi PKS Inhu itu, pedagang enceran yang ada di Kabupaten Inhu sangat mempengaruhi jumlah serapan pendapatan per-kapita dan jumlah pengangguran. "Pedagang enceran merugi, bahkan banyak warung-warung kecil yang gulung tikar dengan hadirnya pasar moderen alfamart dan Indomart di Inhu," kata Syafaat yang akrab dipanggil Bang Ustad ini.
Kehadiran pasar moderen Alfamart dan Indomaret di Inhu, memperlihatkan bahwa kapitalis sudah menjajah di Inhu, sebab berbanding terbalik dengan sistim perekonomian masyarakat Indonesia yang cendrung menganut pancasila dan perkoperasian berazaskan kekeluargaan. "Pasar moderen alfamart dan Indomaret adalah kapitalisme bisa dibuktikan dari keuntungan hanya didapat oleh pemilik modal," ujar Ustad yang aktif memfosting kegiatan di akun facebook miliknya atas nama Muhammad Syafaat ini.
Dedagang kecil di Inhu tidak akan mampu bersaing dengan Alfamart dan Indomaret, dengan kondisi tersebut kata Muhammmad Syafaat, fraksi PKS DPRD Inhu menilai, sudah terjadi persaingan bebas pemilik modal besar dengan pedagang kecil di Inhu terhadap hadirinya Alfamart dan Indomart. "Pedagang kecil tidak mampu bersaing dengan alfamart dan indomaret, pedagang kecil banyak yang gulung tikar, bahkan bangkrut," jelasnya. **prc
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.









