Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Yulian Norwis Dukung Gagak Hitam Infentarisir Tanjak Asli Meranti
PELITARIAU, Meranti - Gagak Hitam menjalin silaturrahmi dengan Yulian Norwis Sekda kabupaten Kepulauan Meranti.Bertempat di kediaman ketua MPC Pemuda Pancasila.Selasa(22/10/19) malam,
Pertemuan yang di fasilitasi oleh Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila tersebut,dalam rangka meningkatkan talisilaturrahmi yang di lanjutkan dengan pemaparan program kerja khususnya dalam mendukung program pemerintah menerapkan budaya khasanah melayu.
Tahap awal,Kita mendukung gagak hitam meranti sekiranya dapat melakukan inventarisasi berbagi jenis tanjak asli kepulauan meranti.Kata Yulian Norwis.
Infentarisasi corak khasanah kebudayaan melayu,khususnya mengenai tanjak asal kepulauan meranti ini perlu si lakukan sehingga meranti punya hak paten tanjak sendiri.
Infentarisasi tanjak sehingga kekayaan kebudayaan melayu ini nantinya tidak tergerus oleh perkembngan zaman.
Ternyata,Jenis tanjak yang beredar di wilayah ini kepulauan meranti ini berjumlah 22 jenis.dan ini berasal dari berbagai wilayah seperti siak dan tanjung pinang.riau dan kepulauan riau.
kedepanya kita mendukung dilakukanya sayembarakan terkait keberadaan asal tanjak di wilayah ini.
Sehingga kedepanya penggunaan tanjak ini bisa di buat perda atau perbup.dan penggunaan tanjak juga dapat di terapkan di tengah tengah masyarakat kita,khususnya di lingkungan pemerintahan dan instasi swasta.
Bagaimana pun tanjak ini warisan budaya melayu yang harus di lestarikan,jangan sampai kita tidak tau akan kebesaran budaya kita.
Kita berharap juga dan sangat mendukung langkah gagak hitam kep meranti dalam mensosialisasikan penggunaan atau pelestarian tanjak yang merupakan ciri khas kebudayaan melayu.
Untuk pelestarian kebudayaan melayu ini kita juga mendorong,gagak hitam untuk melakukan koordinasi dengan dinas kebudayaan.maupun lembaga adat melayu maupun lembaga lembaga terkait.
menyinggung penggunaan bahasa arab melayu di tingkat pendidikan.yang saat mulai di galakkan oleh pemerintah tentunya dapat mendorong gagak hitam untuk lebih maksimal karena menjadi pemrakarsa. sehingga sejalan dengan program pemerintah.
kita berharap gagak hitam ini mampu mengangkat seni budaya melayu meranti.**
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.









