Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Lahan Warga Di Kelayang 10 Hektar Terbakar
PELITARIAU, Inhu - Lebih dari 10 hektar lahan kebun karet milik warga di Desa Tanjung Beludu, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ludes terbakar, Selasa (17/9/2019), sekira pukul 12.00 WIB.
Hingga berita ini dimuat Belum tau penyebab dari kebakaran tersebut. Upaya pemadaman api dilakukan menjelang datang bantutuan Pemda dengan peralatan seadanya oleh Tim Karhutla Kecamatan Kelayang.
Kepala Desa Tanjung Beludu, Kecamatan Kelayang, Udri, menyebutkan, diperkirakan lebih dari 10 hektar lahan perkebunan warganya ludes terbakar, Kebakaran terjadi sekira pukul 12.00 WIB dan belum tau penyebab kebakaran tersebut, katanya.
"Masyarakat bersama Tim Karhutla Kecamatan Kelayang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP masih berjibaku memadamkan api diketahui hingga kini, Rabu (18/9/2019) sijago merah masih membara melahab lahan tersebut," ujar Kades Tanjung Beludu.
Saat ini api belum bisa dikumpuhkan masih merambat kemana-mana dilokasi kebakaran. Api kembali menyala dan sulit dipadamkan karena berada di areal sulit, bebukitan dan susah mendapatkan air, jelasnya.
Masyarakat bersama Tim Karhutla terus melakukan upaya pemadaman titik-titik api dan juga membuat sekat agar api tidak merambat lahan warga yang belum terbakar, ujarnya.
Sementara, Camat Kelayang, Mas'ud, SE dikonfirmasi melalui Kasi Tramtib Kecamatan Kelayang, Kadir Tarigan, mengatakan, pihaknya bersama personil Satpol PP juga ikut membantu warga setempat telah berupaya memadamkan api di lahan yang terbakar sejak awal kebakaran.
"Namun api kembali membesar pada petangnya, Selasa (17/9/2019) dan telah dilakukan pemadaman bersama jajaran Polsek Kelayang, TNI dan warga setempat", kata Kadir Tarigan.
Api sulit dipadamkan karena sulitnya sumber air, ditambah peralatan yang terbatas dan tiupan angin yang terjadi. Lokasi kebakaran berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga.
Hingga saat ini hanya upaya membatasi pergerakan api yang bisa dilakukan agar tidak merambah atau menjalar dengan cara memukul api dan membersihkan lahan kering menggunakan cangkul (membuat isolasi), agar api tidak merambat.
Di lokasi yang berbeda, di Kelurahan Simpang Kelayang (Jalan masuk simpang AMD) sekitar 1 hektar lahan semak belukar juga terbakar sehari sebelumnya, Senin (17/9/2019) sekira jam 13.00 WIB "Tim karhutla dan masyarakat sudah maksimal melakukan pemadaman api saat ini upaya pendinginan sudah dilakukan agar tidak terulang lagi kebakaran serupa dilahan tersebut, jelasnya.**
Pesilat Perguruan Satria Muda Komwil Meranti Raih Emas Wakili Riau Ketingkat Nasional
PELITARIAU, Meranti - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar di bidan.
Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Lewat Police Go To School di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru
PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus me.
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki
PELITARIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas atasi banjir tahu.
WaliKota Paisal Sambut Kapolres Baru Dumai, Dengan Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar
PELITARIAU, DUMAI – Tradisi adat Melayu kembali mewarnai proses serah terima j.
Temui Wamenaker RI, Wabup Muzamil Bahas Peningkatan Mutu BLK dan Tenaga Kerja Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM, MM, .
Reses di RW 09 Perhentian Marpoyan, Fikry Raihan Ramadhana Serap Aspirasi Warga Soal Ekonomi dan Infrastruktur
PELITARIAU PEKANBARU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kot.









