Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Presiden Tolak Penyambutan Istimewa
PELITARIAU, Selatpanjang - Kunjungan kerja Presiden RI, Ir H Joko Widodo di Sungitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, jauh dari kesan istimewa layaknya menyambut seorang Kepala Negara. Bukan berarti tidak disiapkan Pemerintah Daerah, namun memang tidak diinginkan oleh Presiden.
"Ini kunjungan kerja, bukan kunjungan acara pesta. Presiden tidak menginginkan penyambutan seremonial istimewa," ujar salah seorang personil Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), saat memerintahkan penurunan baliho bergambar Presiden bersama Kepala Daerah di Sungaitohor, Rabu (26/11) kemarin.
Kesan kesederhanaan akhirnya terasa cukup kental saat Presiden menginjakkan kaki di Sungaitohor, Kamis (27/11) pagi. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti batal menyediakan acara penyambutan seperti tarian dan kalungan bunga. Bahkan saat berdialog dengan masyarakat di lapangan bola tidak memakai tenda.
Kasubbag Protokol pada Bagian Humas Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, M Mustafa Zar’an, saat dikonfirmasi, Kamis (27/11) mengatakan, hal itu memang arahan dari pihak Protokol Istana dan Paspampres kepada Pemerintah Daerah, sebagaimana keinginan Presiden Joko Widodo.
"Ya, memang tidak ada dari kita. Itu memang keinginan Presiden yang tidak mau ada baliho-baliho dari mana pun datangnya. Itu memang arahan dari Protokol Istana. Kunjungan itu kan blusukan, jadi gak ada pakai tenda, gak ada pakai apa-apa," ungkap Mustafa.
Namun demikian, terangnya, bukan berarti Pemerintah Daerah tidak menyiapkan pelayanan penyambutan dan lainnya. Pemerintah Daerah sudah siapkan semua, tapi dari pihak Protokol Istana dan Paspampres tidak membolehkan, sehingga tenda dan baliho yang sudah terpasang dibongkar semua.
"Kita sudah siapkan semua, tapi pihak Istana menginginkan kunjungan itu dirasakan lebih bermasyarakat, tidak ada kesan perbedaan antara Presiden dengan masyarakat, makanya yang sudah terpasang dibongkar semua," ungkap Mustafa. (kor. nto)
Editorial: Rio Ahmad
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









