Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dimodali Pemerintah, Lahan Bekas Cetak Sawah di Bengkalis Terbengkalai
PELITARIAU, Bengkalis - Proyek cetak sawah baru Pemerintah Pusat dan Propinsi Riau di kawasan jalan lintas Sontang-Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis pada tahun 2013 silam, kini tampak hanya tumbuhan ilalang (semak,red) belukar dan kelapa sawit alias terbengkalai.
Menurut keterangan mantan Ketua RW 08 Desa Petani Tahta, Syopian (sekarang Kepala Dusun Tungkek Butek Desa Petani,red) ketika dikonfirmasi Pelitariau.com pada akhir Desember 2017 mengatakan, bahwa cikal bakal proyek cetak sawah seluas 75 hektar itu, bermula pada pertengahan 2012 silam, Kelompok Tani Sumber Rezeki Desa Petani, mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat lewat kementerian terkait.
Setahun kemudian, proposal yang diajukan itu berbuah hasil. Pemerintah Pusat menyetujui cetak sawah di lahan gambut itu seluas 50 hektar, dengan biaya pengolahan sampai tanam bibit padi unggul sebesar Rp.500 juta.
"Tapi, yang namanya proyek pemerintah, proses pencairan duit tidak mudah dan cenderung banyak aturannya. Petani harus mengerjakan 30 persen dulu, baru duit dicairkan 20 persen dari total Rp500 juta biaya cetak sawah itu. Jika, pengerjaan sudah beres 40 persen, baru duit cair 30 persen lagi. Dan kalau pengerjaan tuntas 100 persen, duit yang dicairkan 90 persen, setelah dilakukan penelitian lagi/pengecekan ulang hasil pengerjaan sawah itu, maka yang 10 persen pencairan dilakukan," terang Syopian.
Sambung Syopian lagi, teknis pengerjaan cetak sawah itu, kelompok tani didampingi oleh dinas terkait, dari pengolahan, pembelian bibit hingga penanaman.Kelompok Tani Sumber Rezeki beranggotakan 50 orang, adalah warga Sakai dan warga asli Desa Petani. Tapi saat pengerjaan, mereka dibagi lagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 5-7 orang untuk mengerjakan 1,5 hektar.
"Ditahun yang sama, Pemerintah Propinsi Riau juga menambahkan proyek cetak sawah seluas 25 hektar yang letaknya juga diarea 50 hektar tersebut, dan anggaran biayanya sebesar Rp.400 juta.Tapi, proyek Pemprop itu pengerjaannya bukan oleh kelompok tani, melainkan ditenderkan ke pihak ke 3.Kepala Desa Petani Rianto (pada saat itu) sekarang menjadi anggota DPRD Bengkalis, yang memenangkan proyek itu," ungkap Syopian.
"Dari hasil pengerjaan sawah baru itu, hasil panennya bisa dikatakan bagus, tapi belum memuaskan. Kelompok tani kembali musim tanam kedua, namun hasilnya jauh panggang dari api, malah lebih parah lagi. Jelang panen raya, persawahan itu digenangi banjir, panen pun gagal. Sejak saat itu, petani angkat tangan, tidak lagi mau mengelolah persawahan itu, makanya sekarang berubah menjadi semak belukar," jelas Syopian.
Syopian berharap, eks areal persawahan tadi merupakan asset Pemdes Petani. Ada potensi penghasilan lain jika lahan yang telah semak belukar itu, digarap kembali. Tentu tidak dengan tanaman padi lagi.
"Mau ditanam tanaman apapun, atau kolam ikan, yang penting lahan itu tidak menjadi lahan tidur. Biar pemerintah desa punya pendapatan dan warga punya usaha yang dapat meningkatkan perekonomian,"ujar Syopian. **Julieser
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









