Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
PLT. Kadishub Prihatin, Ex. Bawahan Ditahan Polda Riau
PELITARIAU,DUMAI - Plt. Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub ) kota Dumai Asnar merasa prihatin dengan ditahannya mantan anak buahnya oleh jajaran tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau beberapa waktu lalu, mereka adalah IS, HH dan AB yang diduga terlibat kasus korupsi terminal barang dengan nilai Rp.3,9 Miliyar.
Kepada awak media Kamis (19/10/17) Asnar mengatakan, kejadian ini peringatan bagi seluruh ASN dan pegawai dilingkungan Dishub agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan bertanggung jawab dengan semua anggaran negara yang digunakan
" sudah tahu mereka ditahan dari teman, saya turut prihatin dengan kejadian ini, semoga menjadi pelajaran bagi seluruh pegawai dan ASN Dishub untuk bekerja lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dengan penganggaran pemerintah" sebutnya.
Asnar juga tidak menampik, isu keterlibatan 3 mantan anak buahnya tersebut sudah lama beredar, dan kerugian negara juga tidak tanggung tanggung mencapai 3,9 Miliyar.
" infonya sudah lama saya dengar, katanya data itu disampaikan Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK ) dan mereka (tersangka.red) juga sudah santer disebut dan proses pemeriksaan juga susah dilakukan" tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, 3 tersangka kasus korupsi terminal barang tahap lanjut sudah ditahan tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau beberapa waktu lalu.
PAD Dishub Diperiksa Secara Online
Plt. Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub ) Asnar menyebut saat ini pihaknya sudah dapat memeriksa Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dari sektor perhubungan sudah minim peluang dilakukan praktek kecurangan, pasalnya saat ini Dishub Dumai sudah melakukan sistem pendataan secara online dari setiap pos pemungutan.
" sekarang berapa PAD masuk sudah bisa saya cek melalui HP, dan saya yakin ini ampuh mengurangi praktek kecurangan oknum dilapangan, karena setiap pos pemungutan sudah mempunyai target masing-masing" jelas Asnar .
Dijelaskan Asnar, banyaknya pos-pos pemungutan ini berpeluang untuk dilakukan praktek kecurangan, dan dengan sistem pengecekan online ini dipastikan oknum nakal tidak dapat lagi berbuat curang.
Dirangkum redaksi dilapangan, praktek korupsi beberapa tahun terkahir di lingkungan Dishub Dumai sudah banyak menjebloskan sejumlah korban, sebut saja Taufik Ibrahim mantan Kadishub, dan Acontina, sedangkan tersangka M. Nasir masih berstatus DPO hingga sekarang, sementara untuk kasus ini kerugian negara mencapai Rp.1 Miliyar.
Berlanjut beberapa hari kemarin, Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menahan 3 tersangka yakni IS, HH dan AB dalam kasus yang sama, dengan total kerugian negara mencapai Rp.3,9 Miliyar.(Bie)
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









