Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dalam Membangkitkan Budaya Lama
Bupati Syamsuar; Tanjak Merupakan Dendam Saya Sejak Lama
PELITARIAU, Siak - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi seolah menyimpan dendam tak sudah untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat pada tradisi lama. Besarnya rasa cinta pada budaya melayu Riau, diwujudkan dengan inisiasinya pada gerakan “Siak Bertanjak”, Senin (10/02/2017).
Penggunaan kembali salah satu simbol budaya melayu Riau ini, mulai mewabah di tengah masyarakat. Orang nomor satu di Negeri Istana itupun tak dapat menyembunyikan rasa bangganya, kini penggunaan tanjak mulai digandrungi banyak kalangan, terutama generasi muda Siak.
Sebagai bentuk dukungan, Syamsuar didampingi sejumlah staf mengunjungi Pasar Seni Kesturi untuk bertemu para penggiat dan pengrajin tanjak di sentra cinderamata Kabupaten Siak itu. Punggawa komunitas Tanjak Siak yang digawangi sejumlah anak muda. Kehadiran orang nomor satu itu, dimaksudkan memberikan dukungan pada penggiat dan pengrajin tanjak tempatan.
Saat ditemui Bupati Syamsuar, punggawa Komunitas Tanjak Siak Alwindra, ia mengaku saat ini ia dan rekan-rekan sudah kewalahan meladeni pesanan tanjak yang membludak akhir-akhir ini.
"Pesanan yang baru terpenuhi saat ini sudah tembus 400 buah. Kami menyimpan cita-cita gerakan Siak Bertanjak ini nantinya mampu memecahkan rekor MURI, dengan capaian peserta bertanjak terbanyak di Indonesia," kata perajin tanjak tersebut.
Lain lagi kata Armand, pengrajin produk tanjak urban ini mengaku mampu memproduksi 20 buah tanjak perhari.
"Setiap hari begitu selesai diproduksi, barang langsung habis dipesan” sebut ASN yang sehari-hari disapa Adek ini.
Syamsuar dalam kesempatan itu, selain memberikan dukungan juga memberikan masukan kepada pengrajin tanjak yang ditemuinya.
"Pengemasan harus lebih baik, Pemkab akan bantu patenkan produk ini dengan merek Tanjak Siak, supaya orang-orang tau asalnya. Kalau mau cari tanjak yang asli, bolehlah datang ke Siak,"sebutnya Syamsuar.
Oleh komunitas Tanjak Siak, Syamsuar dihadiahi tanjak khusus yang biasa dipakai bangsawan melayu, dengan Ikat Tanjak Dendam Tak Sudah.
"Salam tanjak bukan nak melagak, tapi nak budayakan tanjak Siak," ucap Syam melafaskan salam khas komunitas tanjak.
Tak sampai disitu, Datuk Setia Amanah itu juga spontan melontarkan ide terkait tradisi melayu lama lainnya, yaitu Festival Meriam Buluh Betung. Tradisi masyarakat melayu zaman dahulu itu kata dia akan digelar menjelang hari raya nanti agar suasana meriah.
"InsyaAllah suasananya akan meriah. Apalagi kalau nanti buluhnya diukir, peserta harus berpakaian melayu lengkap kopiah dan selempang. Kalau pandai bunyikan, pasti kuat. Kalau tidak, kekadang sejam tau penat meniup ajo, tapi bunyinyo cusss..” kata Syam disambut gelak tawa yang hadir di pasar seni.
Jelang konferensi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang berencana menjadikan Kota Siak Sri Indrapura sebagai lokasi pelaksanaan, Syamsuar juga mengajak komunitas tanjak untuk mensukseskan dan mengenalkan tradisi melayu kepada tamu yang akan datang.
Ia bahkan juga ingin menunjukkan keindahan arsitektur Balairung Sri, yang dirancang oleh Almarhum Tengku Susido.
"Konsep Waterfront City itu sebenarnya telah lama ada di Siak, Lihat saja kehebatan leluhur kita yang mampu membuat bangunan itu di masa 100 tahun yang lalu. Saya juga akan ajak tamu yang datang nanti ziarah ke makam arsiteknya di kampung tengah,"tutup Syam.***adv hms/Baim
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








