Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1087 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2738 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5287 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2427 Kali
Cerita KUA-PPAS Inhu 2017, Mulai Dari Plagiat Sampai Dengan Hilangnya Silva 2016
ilustrasi :
PELITARIAU, Inhu - Berbagai asumsi masyarakat muncul atas lambatnya kesepakatan eksekutif dan legislatif terhadap nilai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plapon Anggaran Semantara (PPAS) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) tahun 2017.
Pembahasan yang sudah 4 kali terjadwal di gedung DPRD Inhu, namun hanya 2 kali duduk bersama Badan anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas KUA-PPAS APBD Inhu 2017 menyisakan banyak cerita.
Sejumlah informasi yang berhasil dirangkum dari DPRD Inhu, KUA-PPAS yang sempat diusulkan TAPD pada bulan Juli 2016 lalu ternyata dinilai sama DPRD kalau dokumen KUA-PPAS tersebut plagiat (menciplak milik Kabupaten lain,red), dimana didalam berkas tersebut mencantumkan nama Kabupaten lain yang ada di daerah pulau jawa.
Semulai nilai APBD dalam KUA-PPAS yang disulkan TAPD utusan Bupati Inhu dengan nilai Rp 1,6 terliun lebih, namun pihak Banggar belum bisa melakukan pembahasan sebab tidak sesuai dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru. sehingga dokumen KUA-PPAS dikembalikan DPRD ke pihak TAPD.
lebih kurang 85 hari setelah pengembalian dokumen KUA-PPAS tersebut, TAPD utusan Bupati Inhu kembali menyerahkan dokumen KUA-PPAS dengan nilai anggaran Rp 1,4 terliun. Setelah dilakukan pembahasan kembali bersama Banggar dan TAPD nilai APBD Inhu tahun 2017 berkurang menjadi Rp 1,3 terliun lebih.
Kondisi tersebut memjunculkan pertanyaan besar dari sejumlah kalangan di DPRD, setelah dilakukan pembahasan yang alot, ternyata diketahui penyebab kurangnya nilai rencana APBD Inhu 2017 tersebut akibat dari tidak dimasuknya sisa anggaran (Silva,red) tahun 2016 dengan nilai lebih kurang Rp.195 milyar.
"Tadi kita jadwalkan pembahasan lagi, namun setelah rombongan TAPD hadir sebentar, mereka langsung kembali pulang, kita tidak tau penyebabnya," ujar Ketua Banggar DPRD Inhu Suharto SH kepada pelitariau.com Selasa (27/12).
Dalam waktu dekat kata Suharto, pihaknya kembali mengagendakan pembahasan APBD Inhu 2017 bersama TAPD. "Penyusunan APBD Inhu 2017 kita mengacu pada OPD baru serta prioritas anggaran untuk pemerataan pembangunan sesuai juga dengan RPJMD," jelasnya. **zpn
BERITA LAINNYA +INDEKS
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








