Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1031 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2649 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5202 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2373 Kali
Rohul Keluarkan Jurus Ampuh Tekan Penyebaran HIV-AID
Kepala Dinkes Rohul Drg.Grifino Dalihardyal
PELITARIAU, Rohul - Dalam upaya preventif untuk mengurangi jumlah penderita penyakit Human Immuno Deficiency Virus (HIV), Acuquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS), dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan hulu (Rohul) berperan aktif dan rutin melakukan promosi kesehatan ditengah-tengah masyarakat.
Kepala Dinkes Rohul Drg Grifino Dalihardyal mengatakan, pada jumlah penderita penyakit HIV/AIDS, daerah Rohul termasuk golongan urutan terendah bila dibandingkan dengan Kabupaten tau Kota yang ada di Provinsi Riau.
"Urutan terendah yang diperoleh dari penderitanya tentu tidak lepas dari peran dan Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Dinkes Rohul yang rutin melakukan promosi kesehatan dan upaya Preventif ditengah-tengah masyarakat," ucap Grifino.
Diterangkannya, tindakan yang dilakukan Dinkes Rohul dalam pencegahannya adalah dengan melakukan lintas sektoral di berbagai intansi terkait, sehingga mengurangi penyakit yang sangat berbahaya tersebut termasuk di negeri seribu suluk.
Grifino yang menjabat Kepala Dinkes 2 tahun 3 bulan itu menyatakan, untuk penyakit HIV/AIDS disebabkan oleh perilaku orang yang candu mengkonsumsi Narkotika dan sex bebas. Semakin banyak kasus-kasus Narkotika dan sex bebas, tentu potensi penderitanya akan semakin tinggi.
"Penyakit itu sangat mematikan, karena 1 (satu) penderitanya dapat menular dan terinfeksi ke puluhan penderita lainnya", Terang Grifino.
Lanjutnya, setiap daerah-daerah pasti akan terkena penyakit HIV/AIDS termasuk Rohul. Dalam pencegahan yang digiatkan, Dinkes Rohul yang bekerja sama dengan Instansi terkait tidak akan dapat memusnahkan penularannya, namun mengurangi.
"Di Rohul sendiri untuk masyarakat yang terinfeksi, pihak dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul telah memiliki klinik khusus dalam penanganan, Sebutnya kembali.
Mantan Kabag Tata Usaha (TU) RSUD Rohul itu menegaskan, terkait data akurat pihak Dinkes Rohul tidak dibenarkan untuk mempublikasikannya, karena yang berwenang adalah Komis HIV/AIDS Provinsi Riau", Pungkasnya.**DRA.
Kepala Dinkes Rohul Drg Grifino Dalihardyal mengatakan, pada jumlah penderita penyakit HIV/AIDS, daerah Rohul termasuk golongan urutan terendah bila dibandingkan dengan Kabupaten tau Kota yang ada di Provinsi Riau.
"Urutan terendah yang diperoleh dari penderitanya tentu tidak lepas dari peran dan Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Dinkes Rohul yang rutin melakukan promosi kesehatan dan upaya Preventif ditengah-tengah masyarakat," ucap Grifino.
Diterangkannya, tindakan yang dilakukan Dinkes Rohul dalam pencegahannya adalah dengan melakukan lintas sektoral di berbagai intansi terkait, sehingga mengurangi penyakit yang sangat berbahaya tersebut termasuk di negeri seribu suluk.
Grifino yang menjabat Kepala Dinkes 2 tahun 3 bulan itu menyatakan, untuk penyakit HIV/AIDS disebabkan oleh perilaku orang yang candu mengkonsumsi Narkotika dan sex bebas. Semakin banyak kasus-kasus Narkotika dan sex bebas, tentu potensi penderitanya akan semakin tinggi.
"Penyakit itu sangat mematikan, karena 1 (satu) penderitanya dapat menular dan terinfeksi ke puluhan penderita lainnya", Terang Grifino.
Lanjutnya, setiap daerah-daerah pasti akan terkena penyakit HIV/AIDS termasuk Rohul. Dalam pencegahan yang digiatkan, Dinkes Rohul yang bekerja sama dengan Instansi terkait tidak akan dapat memusnahkan penularannya, namun mengurangi.
"Di Rohul sendiri untuk masyarakat yang terinfeksi, pihak dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul telah memiliki klinik khusus dalam penanganan, Sebutnya kembali.
Mantan Kabag Tata Usaha (TU) RSUD Rohul itu menegaskan, terkait data akurat pihak Dinkes Rohul tidak dibenarkan untuk mempublikasikannya, karena yang berwenang adalah Komis HIV/AIDS Provinsi Riau", Pungkasnya.**DRA.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 Untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memim.
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
PELITARIAU, Tembilahan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahu.
Dirlantas Polda Riau Salurkan 3.360 Paket Bansos dan 24 Titik Air Bersih
PELITARIAU, Pekanbaru – Kepedulian Polda Riau terhadap masyarakat terus .
Wabup Muzamil Ingatkan ASN dan Perangkat Desa Tetap Netral pada Pilkades 2026
PELITARIAU,Meranti - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menegask.
Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Meranti Unggul dan Agamis
PELITARIAU,Meranti - Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Pemerin.
Sambut Hari Bhayangkara Ke- 80 Wakapolres Buka Tournamen Bola Volly Semarakan Kampung Tangguh Anti Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Tournamen Bola Volly Kampung Tangguh Anti Narkoba Dalam Ran.








