Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Rapat PB HMI, Instruksikan Keluarga Besar Hijau Hitam Turun Aksi Damai
PELITARIAU, Jakarta - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyerukan agar semua kadernya untuk turun ke jalan pada demo damai 2 Desember 2016 di Monas. Bahkan, PB HMI akan membawa puluhan ribu kadernya untuk menuntut penuntasan kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Berdasarkan putusan rapat harian, PB HMI mengintruksikan pada seluruh keluarga hijau hitam mulai dari tingkat Badko, cabang, dan komisariat untuk turun aksi damai pada tanggal 2 Desember 2016," kata Ketum PB HMI Mulyadi P Tamsir di Jakarta dikutip okezone, Rabu (30/11/2016).
Mulyadi mengakui, PB HMI sudah berkomunikasi dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) terkait rencana aksi super damai tersebut. Namun, dia belum bisa memastikan jumlah massa HMI yang akan ikut bergabung dalam aksi tersebut.
"Jumlah secara pasti belum ada, tetapi antusiasme cukup besar bukan hanya dari kader HMI yang aktif. Tetapi juga para senior, dan alumni HMI juga akan ikut. Perkiraan ada 50 ribuan dan itu tidak hanya dari Jakarta saja, dari luar daerah juga," katanya.
Saat ditanya soal atribut yang akan digunakan saat demo nanti, Mulyadi mengaku, PB HMI belum memutuskan apakah akan membawa atribut HMI atau tidak. Namun, dia memastikan massa HMI akan mengikuti aksi tersebut sesuai komando GNPF-MUI dengan tertib dan aman. "Tentu, kami dari awal juga menyampaikan aksi damai," jelasnya.
Mulyadi menambahkan, PB HMI akan mengikuti apa yang telah menjadi kesepakatan antara GNPF dan Polri, salah satunya soal aksi yang digelar di Monas. Dia pun memastiksn tidak ada kader HMI yang melakukan aksi selain di Monas nanti.
"Kami mengikuti kelompok besar GNPF di Monas, kan di sana kegitannya juga dzikir, doa bersama, dan salat Jumat, ya kita ikut di sana," kata Mulyadi. ***(prc)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








