Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2735 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5285 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali
Ini Alasan DPRD Rohil, Usulkan Perubahan Status Dua Pustu Jadi Puskesmas Rawat Inap
Anggota DPRD Rohil, Amansyah SH
PELITARIAU, Rohil - Dua unit Pukesmas pembantu (Pustu) di Kabupaten Rokan hilir (Rohil) harus segera ditingkatkan statusnya, dengan peningkatan status Pustu menjadi Puskesmas rawat inap, maka bisa melakukan pelayanan secara maksimal. Dua pustu yang harus ditingkatkan statusnya terdapat di Kepenghuluan Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas dan Pustu di Kepenghuluan Pulau Halang Kecamatan Kubu Babussalam.
Demikian dikatakan anggota DPRD Rohil, Amansyah SH kepada pelitariau.com. "Pustu di Kepenghuluan Sungai Daun itu jauh dari Puskesmas induk. Sehingga perlu difikirkan bagai mana agar Pustu yang ada dilengkapi dengan sarana perawatan rawat inap," kata Amansyah di Bagansiapiapi Kamis (10/11).
Politisi PAN ini juga menjelaskan, Pustu Rawat Inap juga akan bermanfaat bagi pasien ibu hamil, dimana pasien ibu hamil yang mengalami masalah dan perlu penanganan kusus dalam proses persalinan, serta pasien-pasien yang mengalami kecelakaan yang harus mendapatkan perawatan inap.
"Usulan Pustu menjadi Puskesmas rawat inap dapat menjadi pertimbangan, buat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama yang berada di kepenghuluan-kepenghulu terpencil," ujarnya.
Bukan hanya itu, jika dua pustu yang diusulkan statusnya sudah ditingkatkan, maka, Pustu di Pulau Halang juga perlu ditingkatkan menjadi Pustu Rawat Inap. Hal tersebut, terang dia, disebabkan Pulau Halang berada di pulau dan letaknya juga cukup jauh dengan Puskesmas induk yang berada di Kuba.
"Masyarakat di Pulau Halang itu kalau berobat rawat inap di Bagansiapiapi atau di Puskesmas induk, harus mengunakan pompong atau kapal, itu pertimbanganya" ucapnya.
Jadi kalau ada Pustu Rawat inap, maka pada kasus kesehatan tertentu dapat diinapkan di pustu, tanpa perlu di bawa (di rujuk,red) ke Bagansiapiapi atau ke puskesmas Induk. **Jar
BERITA LAINNYA +INDEKS
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








