DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Pariwisata Berbasis Budaya

Gubri Buka Festival Benteng Tuanku Tambusai di Rohul

Editor :zulpen Selasa,13 Desember 2016 | 16:02:05 WIB
Gubri Buka Festival Benteng Tuanku Tambusai di Rohul Ket Foto : Gubri Arsyadjuliandi Rachman membuka festival benteng Tuanku Tambusai sebagai bentuk pelestarian budaya
PELITARIAU, Rohul - Gubernur riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman membuka secara resmi Festival Benteng Tuanku Tambusai berlokasi di Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan hulu (Rohul) pada Minggu (11/12).
 
Pemerintah Provinsi Riau yang ikut menggelar dan memeriahkan Festival selama 2 hari berturut-turut tersebut dilaksanakan guna membangkitkan kenangan sejarah terhadap perjuangan Tuanku Tambusai serta mempromosikan benteng tersebut sebagai salah satu objek wisata sejarah di Provinsi Riau.
 
Dalam sambutanya, Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, mulai tahun  2015 Pemerintah Provinsi Riau dengan Kabupaten Kota sedang giat-giatnya menghidupkan sektor pariwisata berbasis budaya di Provinsi Riau.
 
Dijelaskanya, Provinsi Riau memiliki 4 Sungai besar di daerah-daerah yaitu Sungai Rokan, Kampar, Siak dan Indragiri. Pada 4 sungai besar tersebut dulunya menjadi tempat peradaban masyarakat Riau yang banyak menyimpan Situs-situs budaya dan tradisi.
 
Benteng Tuanku Tambusai merupakan Cagar Budaya, serta salah satu bukti kongkret tingginya nilai  budaya masyarakat terdahulu sehingga keberadaan dan sejarahnya harus tetap terlestarikan.
 
"Banyak cagar dan nilai budaya peninggalan orang dahulu yang tertinggalkan, sehingga nantinya akan menjadi potensi wisata Provinsi Riau untuk melestariaknya", Jelas Andi
 
Untuk Diketahui, Dalam melestarikan sejarah benteng Tuanku Tambusai, Pemerintah Provinsi Riau beserta DPRD Riau telah menganggarkan Anggaran penelitian zona inti benteng yang dibangun pahlawan nasional tuanku tambusai pada tahun 1832 untuk melawan penjajah belanda.
 
Lanjut Andi, Pada Desa Talikumain Kec. Tambusai juga akan dibangun Diorama. Pasa Fasilitas Diorama nantinya akan menceritakan bagaimana sesungguhnya perjuangan Tuanku Tambusai dalam mengusir penjajahan belanda, sehingga para pengunjung yang datang akan merasakan seperti berada pada saat masa-masa perjuangan dulu.
 
"Mudahan-mudahan di tahun 2017, penelitian zona inti benteng yang dilakukan balai cagar budaya batusangkar dapat dilakukan, sehingga kedepanya kita bisa melakukan Revitalisasi terhadap benteng tujuh lapis ini. Semoga kegiatan festival benteng Tuanku Tambusai ini dapat dilakukan secara berkesinambungan serta menjadi event wisata tahunan, Harapnya.
 
Dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah seluruh komponen masyarakat, Gubri Optimis benteng Tuanku Tambusai atau dulunya yang dikenal benteng tujuh lapis atau benteng aur berduri kedepan dapat menjadi  icon wisata di Kab. Rohul serta melengkapi pariwisata relegius yang lebih dulu populer di daerah ini.
 
"Saya harapan maskyarakat untuk bersama-sama membangun rohul sehingga menjadi daerah tujuan wisata", Pungkasnya.
 
Meski ditengah rintik hujan, Orang nomor 1 Riau itu tampak semangat menyaksikan Kesenian Khas Kab. Rohul yaitu, 'Gondang Barogong dan Burdah', Ditampilkan juga seni puisi dan tarian kolosal yang mengisahkan tentang kepahlawanan Tuanku Tambusai yang diikuti ratusan masyarakat yang hadir.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Setdaprov Riau Masperi, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Rohul Juny Syafri, Kapolres Rohul AKBP. Yusup Rahmanto, Ketua LAMR Riau Al-Azhar, Anggota DPRD Riau asli Tambusai Syamsurizal, serta sejumlah anggota DPRD Riau dan DPRD Rohul.**Hendra
Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved