Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Saat Menyapu, Warga Temukan 13,5 Kg Uang Kuno Zaman Majapahit
PELITARIAU, Gunung Kidul - Warga Dusun Gedad, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Gunungkidul, DIY, dihebohkan dengan penemuan uang kuno. Uang seberat 13,5 kg dalam bentuk logam dengan huruf Cina tersebut ditemukan oleh warga saat membersihkan pekarangan rumahnya.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, uang logam yang sangat mirip dengan pecahan uang logam zaman Kerajaan Majapahit ini pertama kali ditemukan oleh Saridi (45), warga setempat.
Minggu (9/10/2016), Saridi menyapu pekarangan bagian belakang rumahnya. Tiba-tiba saja dia melihat banyak uang logam dengan lubang di bagian tengah dan akhirnya mengumpulkannya.
Kabar itu menyebar ke anak-anak di sekitar rumahnya. Mereka kemudian ikut mencari dan mengumpulkan uang logam. Setelah dikumpulkan dan ditimbang, beratnya mencapai 13,5 kg.
Kepala Desa Banyusoco Sutiyono mengatakan, barang-barang yang berada di pekarangan rumah warga tersebut memang sempat membuat warga gempar. Karena benda tersebut dicurigai benda kuno, akhirnya pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Playen.
"Kemarin sore barang barang tersebut diamankan ke Mapolsek oleh petugas untuk diteliti lebih lanjut," ujarnya kepada wartawan dikutip sindonews akhir pekan lalu.
Kepala Unit Reskrim Polsek Playen Aiptu Teguh Priyo mengatakan, upaya pencarian logam ini memang dilakukan warga sambil lalu. Artinya, warga tidak menggunakan waktu khusus untuk mengumpulkan koin logam tersebut.
"Informasi yang kami terima pencarian tidak setiap hari dilakukan karena banyak dilakukan saat libur, khususnya di hari Minggu. Saat ini barang sudah kita amankan," katanya.
Menurut dia, meski penemuan sudah berlangsung sejak dua minggu lalu, hal tersebut baru dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Kamis (20/10/2016) petang. Laporan ini ditindaklanjuti petugas dengan mengamankan ribuan koin ke Mapolsek.
"Kita hanya mengamankan. Sedang untuk mengetahui pasti tentang koin-koin ini akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan guna penelitian lebih lanjut," katanya.***(r 10)
Komunitas Harmoni Kasih Nikmati Wisata Budaya Melayu di Istana Asserayah dan Kota Siak Sri Indrapura
PELITARIAU, Siak - Komunitas sosial Harmoni Kasih (HK) menggelar kegiatan wisata.
13 Tahun Berjalan, Pemerintah Tetapkan Hari Puisi Indonesia
PELITARIAU , Jakarta – Pemerintah menetapkan tanggal 26 Juli sebagai Har.
Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Rumah Adat Bagas Godang di Madina
PELITARIAU, Sumut - Ketua Umum Jaringan Media Siber.
Wapres Ikut Viralkan Arkhan, Bupati Kuansing Dorong Semaraknya Pacu Jalur
PELITARIAU, Pekanbaru - Tarian khas Pacu Jalur dari Kuantan Singingi, Riau, yang.
Bupati Inhu dan Anggota DPRD Riau Terima Buku "Reunifikasi Korea" Karya DR Teguh Santosa
PELITARIAU, Riau — Bupati Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, Ade Agus Hartanto, bersa.
Utamakan Kebersihan Lokasi dan Keamanan Pengunjung Danau Raja
PELITARIAU, Inhu - Pihak pengelola berupaya meningk.








