Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Penyeberangan Terjadwal Roro Bengkalis-Pakning Mulai Berdampak Terhadap Ekonomi
PELITARIAU, Bengkalis - Penyeberangan terjadwal kapal fery penyeberangan di pelabuhan roro Air Putih - Sei Selari dikhuatirkan akan berimbas kepada ekonomi masyarakat yang ada di pulau Bengkalis. Hal itu sangat memungkinkan mengingat arus penyeberangan tidak lagi selancar hari-hari biasanya.
"Kalau biasanya antrian terjadi pada hari-hari tertentu seperti hari libur, tapi sekarang setiap hari terjadi antrian. Kalau dibiarkan, bisa berimbas kepada ekonomi masyarakat akibat terjadinya kenaikan harga barang dan juga kelangkaan BBM," ujar pengamat sosial kemasyarakatan, Defitri Akbar kepada wartawan, Minggu (23/10).
Dikatakan, arus penyeberangan tidak lagi lancar sejak pelabuhan roro I di Air Putih mengalami perbaikan. Saat ini arus penyeberangan dialihkan ke pelabuhan roro II yang baru bisa digunakan ketika air pasang. "kita sama-sama maklumlah, dari air surut ke pasang waktunya berapa lama. Selama selang waktu tersebut, jumlah kendaraan yang akan menyeberang baik dari Bengkalis maupun dari Sei Pakning terus bertambah," katanya.
Pria yang akrab disapa Dedek ini mengatakan, dengan kondisi seperti itu maka seluruh kendaraan termasuk kendaraan pengangkut sembako maupun BBM pun turut antri dengan jadwal yang "tidak jelas". "Kalau pada hari-hari biasa penyeberangan mereka sudah terjadwal, tapi dengan kondisi seperti sekarang, sudah sulit. Untuk truk sembako misalnya, kalau pagi dari Sei Pakning biasanya sudah bisa nyeberang. Tapi sekarang belum tentu, harus nunggu air pasang dulu baru bisa nyeberang, itu pun harus antri," papar Defitri.
Kalau kondisi seperti ini terus berlangsung, Defitri khuatir harga sembako akan mengalami kenaikan. Kemudian BBM mengalami kelangkaan, karena pendistribusian terganggu. "Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui SKPD terkait untuk segera menyiapkan langkah-langkah antisipasi," katanya.
Sebelumnya diberitakan, dermaga roro I terpaksa ditutup sementara karena ada revitalisasi dan perbaikan dolphin. "Itu sangat mendesak, kalau tidak diperbaiki 2 atau 3 minggu mendatang kemungkinan akan terjadi hal yang lebih fatal," ujar Kadishubkominfo Bengkalis, H Jaafar Arief belum lama ini.
Jaafar mengatakan, penutupan terhadap dermaga I Roro akan dilakukan 10 sampai 15 hari kedepan. Sebagai alternatif, pengoperasian dermaga II dilakukan. "Namun keberangkatan (penyeberangan,red) baru bisa dilakukan pada saat air pasang mengingat kondisi dermaga belum selesai dengan maksimal," katanya ***(boc/r 19)
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, Po.








