Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gas Elpiji Langka di Kec Tanjung Medan Rohil
PELITARIAU, Bagansiapiapi-Lima hari belakangan gas elpiji 12 kg dan 3 kg sulit didapatkan oleh masyarakat di Kecamatan Tanjung Medan Rokan Hilir (Rohil), kalaupun ada harganya naik dari harga biasanya.
Untuk gas elpiji 3 kg biasa dibandrol Rp.22 ribu saat ini sudah Rp.40 ribu."Sudah harganya mahal,barangnya susah dicari,kita mintalah kepada Pemerintah dalam hal ini Pertamina untuk dapat menambah kuota disetiap agen,agar tidak terjadi kelangkaan,"kata H.Mustoyo mantan anggota DPRD Rokan Hilir sekaligus sebagai datuk penghulu Sei Meranti Tanjung Medan.
Dikatakan Mustoyo saat dirinya menjabat DPRD janji Pemerintah konversi minyak tanah ke elpiji untuk memudahkan rakyat dan murah,akan tetapi malah sebaliknya,pada hal masyarakat enggan beralih dari minyak tanah mengingat harga gas elpiji lebih mahal dari pada minyak tanah seperti saat ini,selain itu minyak tanah dapat dipakai masyarakat untuk penerangan terutama di pesisir pantai yang tidak dialiri listrik.
"Pemerintah terkesan tidak perduli mau tidak mau mengganti konsumsi minyak tanah ke gas elpiji sehingga rakyat mengalah,tapi apa yang terjadi seperti saat ini,"katanya.
Disebut H Mustoyo untuk membujuk hati rakyat ,Pemerintah pada saat itu memberi bantuan agar masyarakat menggunakan gas elpiji dengan membantu kompor dan tabung secara gratis.
"Tapi kenyataan saat ini lain setelah rakyat benar-benar beralih ke gas elpiji dengan konsekwensi minyak tanah menghilang kalaupun ada harganya melambung bahkan diwarung harganya Rp.10 ribu/liter lebih mahal dari harga bensin,"jelasnya.
Sementara itu Kadisperindag Rokan Hilir Drs.H Herman Tambusai mengatakan kelangkaan dan kenaikan elpiji itu terjadi akibat quota tidak cukup dari yang butuhkan. Menurutnya Pertamina tidak pernah memenuhi Quota yang diminta.
"Dari seratus yang kita butuhkan hanya dipenuhi sekitar enam puluh tujuh saja ,wajar saja tidak cukup. Kalaupun ada harganya mahal dan sangat memberatkan masyarakat,dalam seminggu ini paling parah,"kata Kadisperindag Rokan Hilir Senin (13/10).
Dikatakan Herman kelangkaan dan kemahalan gas elpiji ini sudah lama terjadi bahkan pihak Dinas sudah berulang kali meminta kepada Pertamina untuk memenuhi quota yang diminta,akan tetapi tidak pernah dipenuhi. Hal ini katanya terbukti dari 9 agen yang tersebar di Rokan Hilir hanya 6 agen yang beroperasi.
Herman mengaku tidak bisa menjamin kesetabilan stok elpiji dan harga,namun ia mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya akan tetapi belum ada hasilnya.Dikatakan bahwa sebelum pemerintah memberlakukan program konversi minyak tanah ke elpiji akan berjalan aman,ternyata seperti saat ini,"tambahnya (kor. zai)
Editorial: Rio Ahmad
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, Po.
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
PELITARIAU, Tembilahan – Polres Indragiri Hilir menggelar Upacara Serah Terima.









