Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Laga Perdana, Timnas U-19 Takluk dari Myanmar 2-3
PELITARIAU, Hanoi – Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan di laga perdana Grup B Piala AFF U-19 2016. Dalam laga yang dilangsungkan di Vietnam Youth Training Center, Hanoi, Pandi Lestaluhu cs takluk dari Myanmar dengan skor tipis 2-3, Senin 12 September 2016 WIB.
Dalam laga ini, skuat besutan Eduard Tjong sebenarnya tampil cukup baik. Tim Garuda Muda yang punya kecepatan mampu mengimbangi permainan Myanmar.
Terbukti, Indonesia mampu dua kali menyamakan kedudukan setelah tertinggal dari Myanmar. Pandi Lestaluhu mampu mencetak gol penyeimbang kedudukan, setelah Indonesia tertinggal lewat gol penyerang Myanmar, Aung Kaung Mann.
Indonesia kembali bisa mengejar ketinggalannya lewat gol Sandi Pratama, setelah Myanmar sebelumya mencetak gol kedua lewat Zwe Thet Paing. Sayang, blunder kiper pengganti, Satria Tama Hardiyanyo berakibat gol kemenangan Myanmar yang dibuat Shwe Ko.
Meski menelan kekalahan, Eduard Tjong tetap memuji penampilan anak asuhnya. Eks pelatih PS TNI ini cukup puas dengan semangat juang yang ditampilkan pasukannya dalam laga ini.
"Meski kalah, secara permainan saya puas. Babak kedua banyak kita punya banyak peluang. (Rasa) Percaya diri, kecepatan, fighting spirit, semuanya sudak oke. Saya sangat mengapresiasi perjuangan para pemain," kata Eduard dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.
"Masih ada 4 laga. Masih ada peluang. Kita harus lebih fokus. Selanjutnya lawan thailand, kita tahu mereka (lawan) berat, tapi saya yakin kita bisa (menang). Kita akan koreksi pertahanan," ujarnya dikutip viva.co.id.
Selain itu, Eduard juga tak lantas menyalahkan blunder yang dilakukan oleh kiper pengganti, Satria Tama Hardiyanto. Menurut Eduard, kesalahan bisa terjad pada pemain kelas dunia sekalipun. Tak tanggung, Eduard membandingkan Tama dengan kiper legendaris Timnas Italia, Dino Zoff.
"(Soal blunder) Satria (Tama), saya rasa hal itu manusiawi, sekelas Dino Zoff saja pernah blunder," ucapnya.***(prc)
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.








