Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Riau Akan Bangun Kawasan Pariwisata Seperti Nusa Dua Bali
PELITARIAU, Jakarta - Provinsi Riau semakin gencar dalam membangun sektor pariwisata. Rencananya, di sana akan dibangun kawasan pariwisata seperti BTDC (Bali Tourism Development Corporation) Nusa Dua di Bali.
Sektor pariwisata akan semakin diunggulkan di Riau. Berbagai destinasi di sana akan terus dikembangkan seperti Sungai Kampar dengan ombak Bono hingga Candi Muara Takus. Untuk itu, menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Riau harus punya 3A, yaitu atraksi kelas dunia, akses seperti tersedianya bandara internasional dan amenitas.
"Kalau mau membuat pengembangan destinasi itu pakai rumus 3A, atraksi kelas dunia, airport harus internasional, yang ketiga amenitas, ada international hotel chain dan sebagainya. Amenitas mohon disiapkan tanah untuk kawasan ekonomi khusus seperti Nusa Dua di Bali. Itu harus ada seperti itu," ujar Menpar Arief Yahya dalam acara Launching Calendar of Event Riau 2016 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (27/5/2016) malam sebagaimana diberitakan detik.com
Riau pun telah menyediakan lahan seluas ratusan hektar untuk membangun kawasan wisata. Lokasinya di Kabupaten Pelalawan, di mana Sungai Kampar dengan ombak Bononya berada.
"Sudah ada tempat 600 hektar disiapkan untuk pengembangan kawasan wisata. Itu sudah lama disiapkan," kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Selain itu, Pemerintah Riau juga harus memilih satu destinasi wisata yang jadi unggulan. Destinasi yang dipilih itu harus berkelas dunia agar lebih mudah menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
"Kalau tidak fokus kita tidak dapat apa-apa. Setiap provinsi hanya boleh mengajukan 1 destinasi unggulan. Destinasi unggulan Sumbar yang terpilih Mandeh. Sumut sudah punya Danau Toba. Riau ini apa yang akan dipilih, harus ditentukan," ucap Arief.
Sedangkan untuk branding Riau dianggap sudah tepat. Dengan budaya Melayu yang diangkat, diharap bisa menarik turis dari negara tetangga seperti Malaysia untuk wisata ke Riau.
"Kalau branding ini sudah tepat ya. Riau The Homeland of Melayu," kata Arief.**
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tampung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .








