Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Korban Kebakaran Pujasera Alang Selatpanjang Meninggal Dunia
PELITARIAU, Selatpanjang – Korban kebakaran mess Pujasera Alang Selatpanjang Sales Promotion Girls (SPG) Rini (31), akhirnya meninggal dunia pada Jumat (19/9) malam sekitar pukul 23.30 wib. Sebelumnya korban sempat dirawat selama dua hari di RSUD Selatpanjang.
Menurut penuturan rekan sekerjanya Yana (25), Rini tidak memiliki sanak keluarga di Selatpanjang, ia merantau seorang diri dan bekerja sebagai pramusaji di Pujasera Alang.
Bagi rekan sekerja, Rini dikenal sebagai sosok kakak yang baik, senantiasa memberi nasehat kepada juniornya, "Kakak Rini selalu menasehati saya dan kawan-kawan agar bekerja yang benar serta menabung agar bisa membantu keluarga," ujar Yana.
Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kepulauan Meranti melibatkan Tim Pusat Laboratorium Forensik Polri dari Medan. Kedatangan tim ini untuk membantu mengungkap penyebab kebakaran di Pujasera Alang Selatpanjang yang merenggut nyawa Rini.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Reskrim, AKP Antoni Lumban Gaol SH MH, mengatakan kematian SPG Pujasera Alang atas kebakaran yang terjadi, Rabu (17/9) lalu, menimbulkan berbagai spekulasi.
"Semua saksi dan bukti-bukti sudah kita himpun. Untuk mempersempit ruang pemeriksaan, terhadap korban Rini kita juga telah lakukan tes kehamilan, hasilnya negatif," kata Antoni kepada wartawan.
Kata Antoni pula, untuk membantu dalam mengungkap kasus kebakaran yang menyebabkan kematian Rini itu, Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti mendatangkan Tim Puslabfor Polri dari Medan. "Kita undang Tim Pusat Laboratorium Forensik kemari, mereka membantu kita dari aspek ilmiah," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Mess SPG Pujasera Alang, Selatpanjang, Rabu (17/9/) lalu. Atas kejadian ini, salah seorang SPG bernama Rini (31) ikut menjadi korban, sebab api berasal dari kamarnya.
Rini menderita luka bakar hingga 80 persen, kemudian langsung dilarikan ke RSUD di jalan Dorak Selatpanjang. Setelah mendapat perawatan sekitar 2 hari, Rini menghembuskan nafas terakhirnya Jumat (19/9/) malam. (kor. nto)
Editorial: Rio Ahmad
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









