Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ini Alasan Gubri dengan APFP-SEApeat Beraudiensi Bahas Lahan Gambut
PELITARIAU, PEKANBARU - Gubernur Riau H Annas Maamun yang didampingi Kepala Badan Lingkungan Hihup (BLH) Hj. Yul Wiriati Musa, Kepala Biro Humas Yoserizal, Kepala BNPB Terima Audiensi ASEAN Peatland Forests Project (APFP) Sustainnable Management of Peatland Forest in Southeast Asia (SEApeat) yang membahas pengelolaan dan Pelestarian Lahan Gambut Provinsi Riau di Kediaman Gubri jl Diponegoro Pekanbaru.
Gubri menyampaikan kepada rombongan Apfp-SEApeat bahwa Riau merupakan provinsi yang terletak di khatulistiwa yang mempunyai hutan dan lahan gambut yang luas di indonesia maupun di Asia. pada kesempatan ini Gubri menyampaikan kondisi masyarakat yang masih bayak yang dibawah garis kemiskinan yang pada umumnya berdomisili di daerah pedesaan, dimana masyarakat masih menggantungkan hidupnya dengan hasil hutan dan lahan yang pada umumnya gambut.
Apfp-SEApeat dipimpin oleh Mr. Faizal Parish Senior Technical Advisor yang dalam pertemuan ini juga mengikutsertakan tenaga ahli dari New Zealand JB Carle & Associates Mr. jim Carle yang merupakan International Forestry Specialist, Dr Arthur Hayne Mitchell dari AMBioPro Consulting bidang Natural Resources, Biodiversity and Protected Areas Management dari Amerika Serikat, Seperti dilansir riauterkini.com.
Pertemuan Apfp-SEApeat dengan Gubri ini membahas pengelolaan dan Pelestarian Lahan Gambut Provinsi Riau dengan lebih maksimal dan tetap menjaga kelestarian alam dimana Riau memiliki potensi lahan gambut yang sangat luas diindonesia bahkan di asia.
Mr. Faizal Parish Senior Technical Advisor mengatakan bahwasanya Hutan Tropis Gambut merupakan paru paru dunia yang harus dijaga kelestariannya dimana pengelolaan dan pengawasan Lahan gambut di Prov Riau pada umumnya belumlah maksimal, hal ini dikarenakan masih adanya kebakaran lahan gambut yang terus terjadi setiap tahunnya. Mr. Faizal Parish juga menyampaikan kepada Gubri bahwasanya dalam kunjungannya kali ini akan mengunjungi Kab Rohil sebagai pilot project di Prov Riau, karena Kab rohil Memiliki Lahan gambut yang sangat luas dan kali ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya. Apfp-SEApeat juga akan mengadakan seminar dan sosialisasi pelestarian dan pengolahan lahan gambut di Provinsi Riau dalam waktu dekat ini dan sekaligus mengundang perwakilan negara-negara ASEAN.
Gubri sangat Apresiasi dan menyambut baik sekali dengan program dan cara kerja yang disampaikan Apfp-SEApeat kepadanya kali ini. Gubri sangat mendukung program yang disampaikan dimana kesejahteraan masyarakat tempatan harus diutamakan. (PR-cr.Ram)
Editorial : Ramdana Yudha
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









