Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1112 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2766 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5323 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2436 Kali
Warga Ini Dirugikan, PT Samsung Gandaerah Keruk Tanah Warga Tanpa Minta Izin
Tanah perkebunan milik warga Bukitpetaling Kecamatan Rengatbarat Inhu di keruk oleh pihak PT Samsung gandaerah
PELITARIAU, Rengat- Diduga telah terjadi pengerukan bukit tanah galian C secara besar-besaran di Desa Bukitpetaling Kecamatan Rengatbarat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau yang dilakukan oleh PT Samsung Dan Gandaerah (PT S&G) pemilik perkebunan kelapa sawit PT Inecda Plantations, pada bulan September tahun 2014 lalu Pengerukan tanah tersebut tidak meminta izin kepada pemilik tanah.
Hal ini dikatakan Ngadiran (60) warga dusun Binjai II desa Bukitpetaling kepada pelitariau.com, Selasa (22/9) mengataka “Sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak PT S&G yang telah mengeruk bukit tanah galian c milik saya yang berlokasi di Desa Bukitpetaling pada bulan September tahun 2014 lalu atas kejadian ini saya merasa dirugikan,”katanya.
Lanjutnya, adapun pengerukan bukit tanah galian C yang dilakukan PT S&G tersebut dengan ukuran lebar sekitar 4 meter, ketinggian pengerukan lebih kurang 1 sampai 3 meter dengan panjang sekitar 130 meter.
“Saya tidak mengetahui tanah saya akan dikeruk galian c secara besar-besaran oleh PT S&G, saya kira itu hanya pengerjaan perbaikan jalan atau perawatan jalan seperti biasa yang yang selalu ada di Desa kami ini (Bukitpetaling, red),” jelasnya.
“Sebelum dilakukan Pengerukan bukit tanah galian c secara besar-besaran, satu orangpun dari pihak PT S&G tidak ada menemui saya untuk menanyakan bukit tanah milik saya ini dijual atau tidak dijual,” ujar Ngadiran.
Hal senada juga di katakan Supriadi (27) warga dusun Binjai II desa Bukitpetaling menjelaskan “Bukit tanah dikebun milik bapak saya juga ikut dikeruk PT S&G tampa ada konfirmasi lagi sama sekali,” katanya.
Dikatakanya, sangat disayangkan sekali sikap humas PT S&G pemilik perkebunan kelapa sawit PT Inecda Plantations yang tidak bermasyarakat untuk turun langsung kelapangan mengatasi kejadian ini. Hingga berita ini diterbitkan pihak PT S&G tidak dapat dihubungi.*Sry
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.








