Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Survei Awal Peninjauan Kearifan Lokal
PELITARIAU,Meranti - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan survei awal peninjauan kearifan lokal Melayu di Desa Tanjung Darul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelaksanaan survei ini dilaksanakan pada Kamis (14/5/2026).
Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mengetahui seberapa banyak kearifan lokal yang masih terjaga di daerah ini.
"Kegiatan survey awal peninjauan kearifan lokal ini kami laksanakan untuk mengetahui seberapa banyak kearifan lokal yang masih terjaga di desa-desa di Kepulauan Meranti. Lanjutan dari survei awal ini, kami akan mengadakan Peninjauan Kearifan Lokal dengan melibatkan Pengurus LAMR dan masyarakat yang lebih ramai. Serta mengaungkan arti penting menjaga kearifan lokal." Ungkap Datuk Seri Afrizal Cik.
"Dalam pengamatan kami, terdapat beberapa kearifan dan tradisi lokal yang masih terjaga di Desa Tanjung Darul Takzim. Di antaranya pengekalan kayu bakau dan tanaman mangrove di tepian sungai yang tak dibenarkan untuk ditebang sehingga tanaman mangrovenya terlihat tumbuh subur dan tinggi menjulang. Perlindungan tanaman yang mengelilingi Tasik Nambus.
Adanya tradisi "Bele Kampung" atau "Beratip", untuk menjauhkan kampung ini dari segala mara bahaya. Adanya tradisi "Mandi Syafar" yang dilaksakan di Tasik Nambus pada hari Rabu terakhir di bulan Syafar, dan berbagai seni budaya lainnya" lanjut Datuk Seri Afrizal Cik.
Dari pantauan awak media yang ikut bersama Tim Survey Awal Kearifan Lokal LAMR Kepulauan Meranti, masih terlihat deretan tanaman mangrove yang utuh, air gambut yang jernih yang mengalir lancar di parit, dan sebagian hutan alam yang masih terjaga, Utuhnya hutan mangrove tentunya erat kaitan dengan tidak adanya panglung arang yang berdiri di desa ini, serta larangan penebangan pohon mangrove. Selain itu, kelihatan tanah desa yang masih subur dan tidak tergerus oleh abrasi yang pada umumnya merusak banyak desa di Kepulauan Meranti.
Terilihat hadir bersama Datuk Seri Afrizal Cik, Tim Survey Awal Peninjauan Kearifan Lokal LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Misdar Efendi, S.Pd., Datuk Hanafi, S.Kom., Datuk Izam, S.Pd., M.Si., dan yang lainnya. Turut serta didampingi Sekretaris LAMR Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jamian, S.E. Kedatangan Tim Survey LAMR Kepulauan Meranti ini disambut oleh Kepala Desa Tanjung Darul Takzim, Basri Rasyid.**
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









