Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Panen Padi di Meranti Meningkat, Produksi Tembus 6.000 Ton per Tahun
PELITARIAU, Meranti - Produksi padi di Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga tahun ini, hasil panen padi mencapai sekitar 6.000 ton per tahun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Raya Padi bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir yang digelar di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (4/2/2026).
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa peningkatan produksi padi merupakan bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional swasembada pangan.
“Pangan adalah kebutuhan vital manusia. Karena itu, sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, harus terus diperkuat agar daerah mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Ini sejalan dengan fokus Presiden pada ketahanan dan swasembada pangan,” ujar Asmar.
Menurutnya, panen raya tidak sekadar memetik hasil pertanian, tetapi menjadi indikator nyata meningkatnya kemampuan produksi pangan daerah.
“Dengan meningkatnya produksi padi, kita tidak hanya menjaga ketersediaan pangan masyarakat, tetapi juga memperkuat kedaulatan ekonomi dan stabilitas daerah,” jelasnya.
Asmar menyebut Desa Mekar Baru sebagai salah satu sentra produksi padi yang aktif dan berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan beras masyarakat Kepulauan Meranti.
“Desa ini konsisten melakukan penanaman padi dan hasilnya dikenal masyarakat. Ini bukti bahwa potensi lokal kita sangat besar jika dikelola dengan baik,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, lanjut Asmar, bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat akan terus memberikan dukungan, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pertanian, agar kesejahteraan petani meningkat seiring naiknya produksi.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kepulauan Meranti, Ifwandi, mengungkapkan bahwa peningkatan produksi padi tahun ini tergolong signifikan. Untuk diketahui, dari tahun sebelumnya, hasil panen padi tahun ini meningkat lebih dari 3.000 ton.
“Dibandingkan tahun sebelumnya, hasil panen padi kita meningkat, dan kini mencapai sekitar 6.000 ton per tahun. Alhamdulillah, Ini capaian yang cukup luar biasa dan aplaus untuk para petani kita,” ungkapnya.
Namun demikian, Ifwandi menyebut kebutuhan beras masyarakat Kepulauan Meranti diperkirakan mencapai 19.000 ton per tahun, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 13.000 ton.
“Jika petani mampu panen dua kali setahun, produksi bisa naik menjadi 12.000 ton. Ke depan, kita targetkan tiga kali panen dalam setahun agar kekurangan ini bisa terus ditekan,” jelasnya.
Untuk mendukung peningkatan produksi, DKPP akan mengoptimalkan lahan pertanian dan mendorong penggunaan teknologi pertanian modern.
“Pengolahan lahan harus beralih dari tenaga manual ke teknologi, seperti traktor dan mesin panen, serta pembentukan Brigade Pangan,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Desa Mekar Baru, Saparudin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada petani.
“Dari total luas wilayah desa 960,72 hektare, sekitar 345 hektare merupakan lahan pertanian. Bantuan alsintan seperti traktor dan pompa air sangat membantu peningkatan produksi,” ujarnya.
Ia berharap ke depan dukungan alsintan dapat terus ditambah agar hasil panen semakin optimal.
Panen raya itu turut dihadiri, unsur Forkopimda, perwakilan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Satgas Swasembada Pangan Provinsi Riau, dan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi Riau, Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III, serta Perum Bulog Wilayah Riau-Kepri. **
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









