Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kepemimpinan Perempuan dalam Dinamika Organisasi Tionghoa di Riau
Oleh: Ferry Anthony
Terpilihnya Lindawati sebagai Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Riau pada Musyawarah Provinsi (Musprov) ke V yang diselenggarakan pada 17 Januari 2026 merupakan tonggak sejarah penting bagi perjalanan organisasi kemasyarakatan Tionghoa di Riau.
Momentum ini tidak hanya mencerminkan proses demokrasi internal organisasi yang sehat, tetapi juga menandai babak baru dalam dinamika kepemimpinan PSMTI Riau yang semakin inklusif dan progresif.
Sejak berdirinya PSMTI Riau pada tahun *2003*, organisasi ini telah berperan signifikan dalam merajut solidaritas sosial, memperkuat identitas kebangsaan, serta menjembatani hubungan harmonis antara komunitas Tionghoa dan masyarakat luas.
Namun demikian, selama lebih dari dua dekade perjalanan tersebut, kepemimpinan organisasi selalu berada di tangan laki-laki. Terpilihnya Lindawati sebagai perempuan pertama yang menakhodai PSMTI Riau menjadi simbol transformasi sosial yang sejalan dengan perkembangan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kehidupan berorganisasi di Indonesia.
Kepercayaan besar yang diberikan oleh komunitas Tionghoa di Riau kepada Lindawati bukanlah semata-mata representasi simbolik, melainkan sebuah mandat strategis. Di pundaknya kini melekat tanggung jawab untuk merangkul seluruh elemen organisasi, menyatukan perbedaan pandangan, serta mengonsolidasikan potensi sumber daya PSMTI agar tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Kepemimpinan perempuan dalam konteks ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih kolaboratif, empatik, dan berorientasi pada penguatan kohesi internal organisasi.
Lebih jauh, kepemimpinan Lindawati berpotensi memberikan warna baru dalam pengelolaan organisasi kemasyarakatan Tionghoa di Riau. Dengan latar belakang pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, PSMTI Riau di bawah kepemimpinannya diharapkan dapat meningkatkan peran strategis organisasi dalam bidang sosial, budaya, dan kebangsaan, sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan penguatan persatuan nasional.
Terpilihnya Lindawati sebagai Ketua PSMTI Riau bukan hanya kemenangan personal atau kelompok tertentu, melainkan pencapaian kolektif yang mencerminkan kematangan organisasi dan komunitas pendukungnya. Ini adalah langkah besar yang patut diapresiasi dan dijaga bersama, agar PSMTI Riau terus tumbuh sebagai organisasi yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan serta kemanusiaan.
Ferry Anthony (Wartawan Ini Televisi Riau)
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









