Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kades Yuhandi: Pacu Sampan Mini Bukan Sekadar Lomba, Tapi Warisan Budaya
PELITARIAU, Inhu - Semangat Iduladha 1446 H turut dirayakan warga Desa Dusun Tua Pelang, Kecamatan Kelayang, dengan menggelar lomba pacu sampan mini Ke 4 di tepian Teberau, Sabtu (7/6/2025).
Acara ini menjadi magnet bagi warga sekitar, dengan jumlah peserta mencapai 83 sampan mini yang telah mendaftar sejak beberapa hari sebelumnya.
Masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah memadati area tepian, menyaksikan jalannya lomba yang berlangsung meriah. Tak hanya menjadi ajang olahraga air, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memeriahkan suasana hari besar keagamaan yang sakral.
Pembukaan lomba dilakukan secara resmi dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimcam Kelayang. Camat Kelayang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Satria Warman, hadir pula Danposramil Surya beserta Bhabinsa, Kapolsek Kelayang yang diwakili Kanit dan Bhabinkamtibmas, serta Ketua BPD Dusun Tua Pelang, para kepala desa se-Kecamatan Kelayang, dan TP PKK Dusun Tua Pelang.
Kepala Desa Dusun Tua Pelang, Yuhandi, menyampaikan harapannya kepada wartawan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Ia mengatakan bahwa lomba pacu sampan ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian tradisi yang sarat nilai positif.
“Kami ingin para pemuda bisa menyalurkan energi mereka dalam kegiatan yang positif. Dengan ikut lomba seperti ini, mereka bisa terhindar dari pergaulan bebas, menjalin persahabatan, dan meningkatkan rasa cinta terhadap budaya daerah,” ujar Yuhandi.
Selain itu, Yuhandi juga menyebutkan bahwa kegiatan ini membuka peluang ekonomi bagi warga. Banyak pelaku UMKM lokal yang menjajakan makanan, minuman, dan cenderamata khas daerah di sekitar lokasi lomba, yang secara tidak langsung menggerakkan roda perekonomian desa.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Para peserta, yang berasal dari berbagai dusun hingga luar kecamatan, menunjukkan semangat tinggi meskipun harus bertarung di bawah terik matahari. Sorak sorai penonton menambah semarak suasana, menciptakan atmosfer penuh kegembiraan dan sportivitas.
Yuhandi juga menyampaikan bahwa untuk tahun mendatang, panitia akan melakukan evaluasi dan perbaikan. Salah satunya adalah membuka pendaftaran lebih awal dan memperluas jangkauan peserta, termasuk mengundang peserta dari Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi.
Pacu sampan mini ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi ikon pariwisata desa. Melalui kegiatan ini, Desa Dusun Tua Pelang tak hanya mempertahankan tradisi leluhur, tetapi juga berupaya menciptakan ruang berkarya dan bersosialisasi yang sehat bagi generasi muda.**Prc1
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









