Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gubri Datangi Kelayang Inhu, Perusahaan Tambang Batu Bara Diminta Perbaiki Jalan Rusak Sebelum Idulfitri
PELITARIAU, Inhu – Gubernur Riau Abdul Wahid, didampingi Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto, mengumpulkan perusahaan tambang batu bara untuk membahas persoalan jalan rusak akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) angkutan batu bara di Inhu. Kondisi jalan yang semakin parah dinilai menghambat aktivitas masyarakat.
Dalam pertemuan di aula kantor Camat Kelayang, Senin (17/3/2025), Gubernur Wahid menegaskan, bahwa perusahaan harus ikut berpartisipasi dalam perbaikan jalan, khususnya di ruas yang mengalami kerusakan berat, seperti di Kecamatan Peranap hingga Kelayang.
“Saya sengaja datang ke Kelayang karena kondisi jalan sangat memprihatinkan. Aktivitas masyarakat terganggu akibat kerusakan parah ini, sehingga harus ada solusi,” ujar Abdul Wahid.
Beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut, seperti PT Pengembangan Investasi Riau (PIR), PT Samantaka Batu Bara, PT BA, PT Barat Mitra Sejahtera (BMS), dan PT Edco, diakui memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Namun, Gubernur mengingatkan bahwa tata kelola yang buruk justru merugikan masyarakat.
"Kerusakan jalan ini terjadi karena kendaraan ODOL. Jalan yang seharusnya bertahan 15-20 tahun justru rusak dalam lima bulan. Kami tidak melarang aktivitas tambang, tetapi harus ada aturan yang jelas agar jalan yang dibangun pemerintah bisa dinikmati lebih lama oleh masyarakat," tegasnya.
Jalan dari Peranap hingga Kelayang bukan hanya akses bagi tambang, melainkan jalan umum yang digunakan masyarakat. Oleh karena itu, Gubernur meminta perusahaan mengontrol muatan kendaraan agar tidak berlebihan dan tidak melanggar regulasi pemerintah.
"Saya tidak ingin kejadian ini terus berulang. Perusahaan tambang harus berkontribusi dan memperbaiki jalan sebelum Idulfitri agar tidak mengganggu aktivitas warga," tambahnya.
Bupati Inhu: Harus Ada Solusi Jangka Panjang
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menyambut baik inisiatif Gubernur, menyebutnya sebagai langkah luar biasa yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, kerusakan jalan yang disaksikan langsung oleh Gubernur terjadi mulai dari Lala hingga Kecamatan Peranap, termasuk akses menuju Napal.
"Perusahaan tambang dan kelapa sawit harus berkontribusi dalam perbaikan jalan yang mereka gunakan. Yang lebih penting, perlu ada jalan alternatif atau jalan khusus untuk tambang agar masalah ini tidak terus berulang. Jika masih menggunakan jalan yang sama, perbaikannya hanya akan bertahan 5-6 bulan sebelum rusak kembali," jelas Ade Agus.
Selain itu, ia meminta para pengusaha tambang mengatur operasional angkutan agar tidak mengganggu masyarakat.
"Banyak keluhan soal truk batu bara yang konvoi dan parkir sembarangan, seperti kereta api yang berjejer panjang, sehingga menghambat lalu lintas. Perusahaan harus memberikan edukasi kepada para sopir agar mematuhi aturan," tegasnya.
Komitmen Perusahaan Tambang
Direktur PT PIR, Nurhadi, dalam forum tersebut menyatakan kesiapannya untuk menjalankan arahan Gubernur dan Bupati.
"Kami siap melaksanakan arahan tersebut. Sebelumnya, pembangunan jalan alternatif sudah pernah dibahas, tetapi terkendala izin dari pihak lain. Kami berharap ada solusi agar investasi dan infrastruktur bisa berjalan beriringan," ujar Nurhadi.
Gubernur menutup pertemuan dengan harapan bahwa perusahaan segera mengambil langkah konkret sebelum Idulfitri, demi kelancaran aktivitas masyarakat dan keberlanjutan infrastruktur di Indragiri Hulu.**Prc6
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.









