Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Data Wajib Pajak Bocor, Penipuan Modus Pajak Kian Meresahkan di Riau
PELITARIAU, Inhu - Kasus kebocoran data wajib pajak kembali menimbulkan keresahan di masyarakat. Pelaku penipuan kini memanfaatkan data sensitif wajib pajak, seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), alamat, nama penanggung jawab, hingga email, untuk melancarkan aksinya.
Mengatasnamakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pelaku penipuan berusaha meyakinkan korban dengan modus permintaan pembaruan data wajib pajak. "Dalam sehari, saya bisa menerima hingga delapan kali telepon dari nomor yang berbeda," ungkap salah satu wajib pajak di Riau Selasa (14/1/2024) yang enggan disebutkan namanya.
Modus penipuan pajak semakin canggih dengan meminta korban mengunduh aplikasi dalam format Android Package Kit (APK) untuk mengisi pembaruan data. Setelah aplikasi tersebut diinstal, ponsel korban diretas dan sepenuhnya dikuasai pelaku. Tidak hanya itu, pelaku juga meminta korban mentransfer sejumlah uang sebagai syarat pembaruan data.
Akibatnya, sejumlah korban mengalami kerugian finansial yang tidak sedikit, serta kehilangan kendali atas data pribadi mereka. "Ini sangat meresahkan. Banyak dari kami merasa tidak aman karena data kami bisa disalahgunakan," tambah narasumber.
Kasus ini menimbulkan desakan agar pemerintah segera mengatasi kebocoran data wajib pajak dan memberikan kejelasan kepada publik. "Kami berharap ada tindakan tegas untuk menghentikan kebocoran ini dan mencegah korban-korban baru," ujar salah satu wajib pajak lainnya di Pekanbaru.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait kebocoran data tersebut. Namun, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat menerima panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan instansi pemerintah.
Tips Menghindari Penipuan Modus Pajak
1. Jangan pernah mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi.
2. Abaikan nomor telphone dan Whatsapp yang tidak dikenal yang mengatasnamakan petugas pajak
3. Verifikasi kebenaran informasi langsung melalui kantor pajak terdekat.
4. Jangan memberikan informasi sensitif melalui telepon.
5. Jika merasa menjadi korban, segera laporkan kepada pihak berwajib.
Kasus kebocoran data ini menunjukkan pentingnya perlindungan data pribadi dan pengawasan ketat oleh pihak terkait agar masyarakat tidak terus menjadi korban kejahatan siber. **Ril
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









