Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Melihat Lebih Dekat
Desa Pulau Gajah Bersejarah dengan Potensi Ekonomi dan Budaya yang Menjanjikan
PELITARIAU, Inhu – Desa Pulau Gajah yang terletak di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 17 Agustus 1833, menjadikannya salah satu desa yang kaya akan nilai historis. Salah satu bukti sejarahnya adalah adanya nama jalan Imam Abdullah di Desa Pulau Gajah.
Salah satu icon desa Pulau Gajah adalah, adanya makam keramat H. Imam Abdullah di Dusun I, seorang tokoh yang dihormati oleh masyarakat setempat. Makam Imam Abdullah menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan nilai-nilai lokal.
Selain itu, Desa Pulau Gajah memiliki memiliki fasilitas pendidikan seperti SD Negeri 22 Pulau Gajah yang jalan akses ke SD tersebut dibuat semenisasi serta memiliki PAUD Kasih Bunda Pulau Gajah. Tingkat pendidikan masyarakat juga tergolong baik, dengan mayoritas penduduk telah menyelesaikan pendidikan hingga tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat.
Situs budaya, atau kegiatan berbasis tradisi lokal diharapkan bisa menarik wisatawan, untuk menjadikan desa Pulau Gajah sebagai destinasi unggulan. Selain itu, Desa Pulau Gajah memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, dengan komoditas unggulan berupa kelapa sawit dan palawija.
Dua dusun yang ada di desa Pulau Gajah, terus berupaya mengembangkan potensi perkebunan dan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kami optimistis Pulau Gajah terus maju, sejalan dengan potensi yang kami miliki dan semangat gotong-royong masyarakat," kata kepala Desa Pulau Gajah Erwan ketika berdiskusi dengan wartawan tim Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Inhu Sabtu (17/11/2024) di Rengat.
Demografi Desa Pulau Gajah
Berdasarkan data demografi, jumlah penduduk Desa Pulau Gajah mencapai 599 jiwa, yang terdiri dari 319 laki-laki dan 280 perempuan. Secara administratif, dengan luasan Desa Pulau Gajah lebih dari 1.200 haktar lebih.
Desa Pulau Gajah berbatasan dengan Desa Rantau Mapesai di utara, Desa Sungai Raya di selatan, Desa Sungai Beringin di sebelah barat, dan Desa Tambak di timur.
Menurut Kades Pulau Gajah, Erwan menjelasan, data Demografis Desa Pulau Gajah dijadikan sebagai acuan strategis untuk perencanaan pembangunan, pengelolaan potensi desa, dan pengambilan keputusan yang efektif di tingkat desa dalam melakukan pembangunan jangka panjang desa.
Kolaborasi antara pemerintah desa dengan masyarakat, menjadi kunci utama untuk mengembangkan potensi yang ada. 'Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan," ujar Erwan.
Terus Tingkatkan Ekonomi Desa
Kepala Desa Pulau Gajah, Erwan mengungkapkan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian desa Pulau Gajah. Dimana BUMDes Desa Pulau Gajah pada pengelolaan pangkalan LPG.
Desa Pulau Gajah kini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga pusat pengembangan potensi ekonomi dan budaya yang menjanjikan masa depan cerah bagi masyarakatnya.
Beberapa program desa yang telah berjalan tahun 2024 dan bantuan bibit sayuran, bibit ikan serta hewan ternak terlaksanakan sesuai rencana. "Kami sudah mulai melakukan penyerahan sejumlah bantuan langsung kepada masyarakat," kata Kades Erwan.
Ada 4 kelompok tani yang terbentuk di Desa Pulau Gajah, bantuan kepada masing-masing kelompok baik bantuan Bibit sayuran seperti labu, mentimun, kacang tanah, jagung, serta dibidang peternakan juga sudah diserahkan 4000 bibit ikan nila, puluhan ekor kambing dan sapi.
Disampaikan Erwan, program penguatan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa sudah berjalan beberapa tahun terakhir, walaupun pada akhir tahun 2023 sampai awal tahun 2024 kemaren sempat mengalami kendala dikarenakan banjir yang melanda Desa Pulau Gajah.
"Penanaman bibit sayuran kembali kita lakukan di tahun 2024 ini, kita berharap penanaman ini berjalan dengan lancar dan bisa dilakukan panen raya nanti masyarakat bersama pemdes Pulau Gajah," ucap Erwan.
Ditambahkan Erwan, pemdes Pulau Gajah mengucapkan terima kasih kepada Pemda Inhu, pemrov Riau dan pemerintah pusat yang sudah memberikan bantuan serta bimbingan kepada Pemdes Pulau Gajah. "Kita akan terus meningkatkan penguatan ekonomi masyarakat, ini komitmen saya untuk Desa Pulau Gajah," ujarnya. **Adv/jmsi
Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Apresiasi Perbaikan Pelayanan dan Minta ASN Utamakan Kepentingan Pasien
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan i.
Perkuat Sinergitas, TNI-Polri dan Kejaksaan Inhil Gelar Silaturahmi di Tembilahan
PELITARIAU, TEMBILAHAN – Sinergitas antar aparat penegak hukum di Kabupaten In.
Polsek Bandar Sei Kijang dan PT. CDS Tanam Jagung Pipil 1 Hektare, Dukung Asta Cita Presiden Untuk Ketahanan Pangan
PELITARIAU, Pelalawan – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasion.
Hari Pertama Sekolah, Bupati Asmar Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal di Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama.
Audit Kinerja Itwasum Polri di Polresta Pekanbaru Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja
PELITARIAU, Pekanbaru – Polresta Pekanbaru menjadi tuan rumah pelaksanaan Audi.
Berikan Pemahaman Tentang Narkoba Polres Meranti Gelar Penyuluhan ke Sekolah
PELITARIAU, Meranti - Upaya dan Tindak Lanjut Dalam Memberantas Bahaya Narkoba S.









